DETAIL DOCUMENT
PENGARUH LATIHAN SMALL SIDE GAME DAN INTERVAL TRAINING TERHADAP PENINGKATAN VO2MAX PADA EKSTRAKURIKULER SEPAK BOLA DI SMPN 5 TANJUNG
Total View This Week0
Institusion
Universitas PGRI Semarang
Author
Setiawan, Ardito Dwi
Subject
L Education (General) 
Datestamp
2024-09-25 02:59:35 
Abstract :
Ardito Dwi Setiawan. ?Pengaruh Latihan Small Side Game dan Interval Training Terhadap Peningkatan VO2Max pada Ekstrakulikuler Sepak Bola di SMPN 5 Tanjung? Jurusan Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Keolahragaan Universitas PGRI Semarang, 2024. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya ketepatan penggunaan pelatihan untuk meningkatkan VO2Max, sehingga peneliti meneliti pengaruh pelatihan antara small side game dan interval training terhadap peningkatan VO2Max. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh latihan small side game terhadap peningkatan VO2Max pada ekstrakurikuler sepak bola di SMPN 5 Tanjung; Untuk mengetahui pengaruh latihan interval training terhadap peningkatan VO2Max pada ekstrakurikuler sepak bola di SMPN 5 Tanjung. Dan Untuk mengetahui latihan yang paling berpengaruh antara small side game dan interval training terhadap VO2Max. Penelitian dilakukan menggunakan metode pendekatan kuantitatif eksperimen two groups pretest-posttest desain. Kegiatan penelitian yang memberikan tes awal (pretest) sebelum diberikan perlakukan, setelah diberikan perlakukan barulah memberikan tes akhir (posttest). Uji keabsahan data menggunakan normalitas, homogenitas, paires samplet-test dan presentase peningkatan. Analisis data dilakukan dengan menggunakan program IMB SPSS 25.0 For Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari penerapan latihan small side game dan interval training lebih dari 0,05 terhadap peningkatan VO2Max pada siswa ekstrakurikuler sepak bola di SMP N 5 Tajung. Hal ini dapat dibuktikan berdasarkan data kelompok A (mendapat pelatihan small sided games) pada pre test memiliki nilai Sig. 0,086 > 0,05, sedangkan pada data post test memiliki nilai Sig. 0,52 >0,05. Dan data kelompok B (mendapat pelatihan interval training) pada pre test memiliki nilai Sig. 0,085>0,05, sedangkan pada data post test memiliki nilai Sig. 0,214>0,05. Kemudian dengan hasil pengaruh kedua latihan tersebut, hasil presentase peningkatan yang paling berpengaruh adalah latihan interval lebih besar sebagaimana presentasi yang didapat yakni 7,9 %, sedangkan latihan small side game hanya meningkat 5,8%. Kesimpulan dalam penelitian ini bahwa penerapan latihan interval training lebih berpengaruh terhadap peningkatan VO2Max daripada menggunakan pelatihan small side game. Saran saya penelitian ini menjadi literasi baik untuk SMPN 5 Tanjung maupun altet sepak bola. Kata Kunci : Small Side Games, Interval Training, VO2Max 
Institution Info

Universitas PGRI Semarang