Abstract :
NIKEN PERTIWI. NPM 20120385. ?Analisis Kesulitan Belajar Matematika
Materi Pengurangan Bersusun Pada Siswa Kelas 2 A SD Negeri Sumbermulyo?.
Skripsi. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan.
Universitas PGRI Semarang.
Penelitian ini dilatar belakangi dari hasil observasi dan hasil wawancara
yang menyatakan 1) siswa terbiasa belajar matematika hanya menggunakan
metode menyimak penjelasan guru dan menyalin rumus dari papan tulis ke buku
tulis 2) Peserta didik mengalami kesulitan di dalam mempelajari materi
pengurangan bersusun hal ini terjadi karena siswa sudah menjadikan matematika
sebagai mata pelajaran yang paling tidak disukai 3) Pada materi ini siswa siswa
kelas 2 A memperoleh nilai pas sampai KKM, 70. Hasil nilai lingkup materi 2
menunjukkan bahwa rata-rata nilai matematika masih perlu ditingkatkan. Dari 26
siswa, 5 siswa yang meraih nilai pas KKM, sebesar 71.
Berdasarkan konteks masalah diatas, maka fokus penelitian ini yaitu : 1)
Apa kesulitan siswa dalam belajar matematika pada materi pengurangan bersusun
kelas 2 SD Negeri Sumbermulyo? 2) Apa faktor yang mempengaruhi kesulitan
belajar matematika pada materi pengurangan bersusun kelas 2 SD Negeri
Sumbermulyo?. Tujuan dari penelitian ini yaitu: 1) Mengetahui kesulitan siswa
dalam belajar matematika materi pengurangan bersusun kelas 2 SD Negeri
Sumbermulyo. (2) Mengidentifikas faktor yang mempengaruhi kesulitan belajar
matematika pada materi pengurangan bersusun kelas 2 SD Negeri Sumbermulyo.
Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian deskriptif kualitatif,
dengan tujuan untuk mendeskripsikan, menjabarkan dan menjawab secara rinci
terkait permasalahan kesulitan belajar matematika pada materi pengurangan dan
penyebabnya. Metode analisis data dalam penelitian ini terdapat tiga alur yang
terjadi bersamaan reduksi data (data reduction), penyajian data (data display),
penarikan kesimpulan (conclusion verification).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa menghadapi beberapa
kesulitan belajar dalam mata pelajaran matematika, khususnya pada materi
pengurangan bersusun. Kesulitan-kesulitan tersebut meliputi dalam penggunaan
konnsep, dalam penempatan nilai pengurangan bersusun. Penyebab kesulitan
belajar matematika dapat dikelompokkan menjadi dua, yaitu faktor internal dan
faktor eksternal. Faktor internal mencakup tingkat kecerdasan siswa, sikap siswa,
dan emosional. Sementara itu, faktor eksternal meliputi kejelasan saat guru
menjelaskan materi, lingkungan keluarga.
Berdasarkan hasil dari penelitiaan ini untuk meningkatkan kegiatan
pembelajaran baik itu dari metode, variasi belajar, hingga media pembelajaran
guna mengurangi kesulitan belajar yang dialami siswa khususnya pada mata
pelajaran matematika materi pengurangan bersusun.
Kata Kunci: Kesulitan Belajar, matematika materi pengurangan bersusun