DETAIL DOCUMENT
PENGARUH KOMPETENSI KARYAWAN, MOTIVASI INTRINSIK DAN KECERDASAN EMOSIONAL TERHADAP KINERJA (Studi Pada Karyawan Burger King Semarang)
Total View This Week0
Institusion
Universitas PGRI Semarang
Author
Suryani, Ranti
Subject
AC Collections. Series. Collected works 
Datestamp
2024-09-25 06:31:17 
Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisa dan mengidentifikasi pengaruh kompetensi, motivasi intrinsik dan kecerdasan emosional terhadap kinerja karyawan, (2) pengaruh secara simultan antara kompetensi, motivasi intrinsik dan kecerdasan emosional terhadap kinerja karyawan. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan populasi penelitian seluruh karyawan Burger King yang ada di Semarang berjumlah 150 karyawan. Sampel penelitian ini berjumlah 109 responden, dengan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan angket/kuesioner dan instrumen pengumpulan data berupa lembar kuesioner berbentuk hard copy. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif variabel, dilanjutkan dengan uji asumsi klasik (uji normalitas, uji heterokedastisitas, uji multikolinirietas), analisis regresi linear berganda, dilanjutkan dengan uji t, uji f, dan uji koefisien determinasi. Hasil penelitian ini menunjukkan : 1) dari hasil uji t dapat diperoleh variabel kompetensi dengan nilai thitung = 0,002 > ttabel 0,05, maka H1 diterima sehingga kompetensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, variabel motivasi intrinsik dengan nilai thitung = 0,000 < ttabel 0,05, maka H2 diterima sehingga motivasi intrinsik berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, variabel kecerdasan emosional dengan nilai thitung = 0,000 < ttabel 0,05, maka H2 diterima sehingga kecerdasan emosional berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. 2) Hasil perhitungan uji F diperoleh diperoleh nilai Fhitung = 0,000 < Ftabel = 0,05, maka Ho ditolak sehingga secara simultan ada pengaruh yang signifikan kompetensi (X1), motivasi intrinsik (X2), kecerdasan emosional (X3) terhadap kinerja karyawan (Y). 3) Hasil perhitungan koefisien determinasi diperoleh, R2 = 0,979, ini dapat diartikan bahwa 97,9% perubahan atau variasi Y (kinerja pegawai) dikarenakan adanya perubahan atau variasi variabel X (kompetensi, motivasi intrinsik, kecerdasan emosional). Sedangkan 2,1% sisanya dikarenakan adanya perubahan variabel lain yang tidak masuk dalam model misalnya pengalaman kerja, insentif, promosi jabatan dan sebagainya. Kata kunci: kompetensi, motivasi intrinsik, kecerdasan emosional, kinerja karyawan. 
Institution Info

Universitas PGRI Semarang