DETAIL DOCUMENT
ANALISIS FAKTOR PENYEBAB ACADEMIC BURNOUT PADA MAHASISWA TINGKAT AKHIR
Total View This Week0
Institusion
Universitas PGRI Semarang
Author
PURNAMASARI, DEWI
Subject
BF Psychology 
Datestamp
2024-01-08 03:07:36 
Abstract :
Dewi Purnamasari. NPM 19110081.?Analisis Faktor Penyebab Academic Burnout Pada Mahasiswa Tingkat Akhir.?Skripsi. Bimbingan dan Konseling. Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas PGRI Semarang.Dosen Pembimbing I Siti Fitriana, S. Pd., M.Pd. Kons. Dosen Pembimbing II Ismah, S.Ag., M.Pd. 2023. Penelitian ini dilatar belakangi oleh banyaknya tuntutan yang dibebankan kepada mahasiswa yang kemudian menyebabkan mahasiswa mengalami academic burnout sehingga berdampak pada emosi mahasiswa yang tidak stabil, menurunnya motivasi untuk berprestasi, perasaan tidak berdaya serta rasa lelah baik secara fisik, emosional, maupun mental yang berlangsung dalam jangka waktu yang panjang. Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor penyebab Academic Burnout pada mahasiswa tingkat akhir. Jenis penelitian ini adalah Kualitatif. Responden dalam penelitian ini adalah Mahasiswa tingkat akhir dari Universitas PGRI Semarang. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui angket yang kemudian dilanjutkan dengan observasi dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian pada anlisis data koding dan triangulasi sumber terdapat enam faktor penyebab academic burnout pada mahasiswa tingkat akhir yaitu faktor pemberian reward, coping stress, self-efficacy, kurangnya hubungan yang suportif dengan orang tua, dukungan sosial, serta belajar dalam kondisi tekanan tinggi secara terus menerus. Minimnya apresiasi yang diberikan kepada mahasiswa yang sedang berada dalam tekanan maupun tuntutan akan studi, kondisi mahasiswa yang dimana mahasiswa tidak mampu mengatasi tekanan mereka sebagai mahasiswa semester akhir, tekanan dari orang tua yang terus mananyakan kapan lulus dan beban yang semakin terasa karena ekspektasi orang tua kepada mahasiswa. Lalu kendala dengan dosen pembimbing yang kadang susah ditemui dan terus-terusan revisi, hingga ucapan-ucapan yang membuat mahasiswa down, tertekan dan menganggap bimbingan sebagai beban. Saran yang dapat peneliti sampaikan adalah diharapkan mahasiswa agar lebih terbuka dengan diri sendiri dan perduli terhadap diri sendiri untuk hidup sehat, baik secara fisik maupun psikis sehingga dapat menjadi pribadi yang optimis dalam mencapai segala cita-cita dan harapan-harapan yang membahagiakan. Bagi orang tua, penting untuk memperbaiki komunikasi dengan anak begitupun sebaliknya. Disamping itu, harapannya terlepas dari jadwal dan kesibukan dosen pembimbing dengan semua aktivitasnya bisa menjadwalkan bimbingan yang teratur setiap minggunya. Untuk mahasiswa sendiri, jika ada jadwal bimbingan bersama dosen pembimbing, sebisa mungkin untuk berangkat bimbingan. Karena menunda 1 Minggu waktu bimbingan, sama saja dengan menunda 1 Minggu waktu kelulusan. Kata Kunci : Faktor Penyebab, Academic Burnout, Mahasiswa Tingkat Akhir. 
Institution Info

Universitas PGRI Semarang