DETAIL DOCUMENT
ANALISA VARIASI SUHU DALAM PROSES PENYULINGAN MINYAK ATSIRI PADA TUNGKU PEMANAS
Total View This Week0
Institusion
Universitas PGRI Semarang
Author
WAHYUDI, TRI
Subject
L Education (General) 
Datestamp
2024-10-09 06:53:55 
Abstract :
Sebelum perang dunia kedua, bahkan hingga sekarang Indonesia menduduki peringkat tertinggi dalam perdagangan untuk sejumlah minyak atsiri seperti minyak sereh, minyak jahe, minyak nilam dan sebagainya Kebanyakan minyak atsiri tersebut diekspor atau dijual ke luar negeri ke negara Jepang, Amerika Serikat, Inggris dan Eropa. Dimana proses penyulingan tersebut membutuhkan sebuah ketel uap sebagai wadah agar dapat dipanaskan dengan Ketel yang berdiameter 500 mm dengan tinggi 700 mm menggunakan bahan stainlees steel diameter kondensor 400 mm dan tinggi 700 mm menggunakan bahan stainlees steel Dalam tabung kondensor akan di isi air Sebanyak 165 L guna memaksimalkan proses pengembunan uap air menjadi air dan minyak. Pada percobaan ini metode yang digunakan untuk mengekstrak minyak dari daun serai wangi dilakukan dengan cara penyulingan atau destilasi. Daun serai wangi yang digunakan sebanyak 10 kg dengan menggunakan air sebagai pelarut sebanyak 30 liter dalam tiga pengujian. Proses penyulingan dilakukan dengan memvariasikan waktu penyulingan (3, 4, 5) jam dengan suhu (40.?C, 55.?C,60.?C, 102.6?C, 158.8?C Berdasarkan hasil penelitian menunjukan keefektifan suhu pada ketel uap pada waktu 210 menit uap dialirkan ke kondensor Memperbaiki kebocoran pada tutup ketel uap, dikarena apabila terjadi kebocoran suhu pada ketel tidak maksimal hasil minyak yang keluar pun akan menurun dari jumlah yang diharapakan. Kata kunci: Ketel Uap, Variasi Suhu, Waktu. 
Institution Info

Universitas PGRI Semarang