Abstract :
Kota Semarang adalah salah satu kota yang menjadi pusat perekonomian di
daerah Jawa Tengah yang mempunyai perkembangan yang pesat. Semarang
merupakan salah satu kota metropolitan terbesar kelima di Negara Indonesia setelah
kota Jakarta, Surabaya, Medan, Bandung, dan yang kelima jatuh kepada Kota
Semarang wilayah Jawa Tengah. Seiring perubahan waktu dan perkembangan yang
berada di Kota Semarang,Tentunya banyak sekali permasalahan yang muncul,salah
satunya Banjir.Sungai Babon Semarang merupakan bagian dari sistem drainase
Semarang Timur, yang wilayah alirannya membentang dari wilayah Penggaron di
sebelah Hulu sampai wilayah Genuk di sebelah Hilir. Sering terjadinya banjir di
sungai Babon Semarang mempunyai beberapa faktor yaitu kapasitas sungai yang
terbatas akibat sedimentasi, angka penurunan tanah, pasangnya air laut dan luapan
dari sungai sekitar.
Sering terjadinya banjir di Sungai Babon sangat menarik untuk dikaji secara
mendalam guna mencari solusinya. Tujuan dari pola pengendalian ini adalah untuk
mengetahui elevasi air saat musim hujan, menghitung kapasitas sungai
menggunakan HEC-RAS, dan metode penanganan banjir sungai Babon.
Penelitian mengenai analisa penanggulangan banjir di Sungai Babon wilayah
Penggaron - Karangroto, Kota Semarang diawali dengan pengumpulan data
sekunder seperti data curah hujan, data stasiun hujan, dan data karakteristik DAS.
Dalam perhitungan debit banjir rencana (R24) menggunakan data seperti curah
hujan, data pengukuran saluran, dan kondisi saluran tersebut. Berdasarkan dari data
tersebut peneliti akan menghitung hujan rencana kala ulang Q 2,5,10,25,50, dan
100 tahun. Untuk menghitung data tersebut kami mengunakan Distribusi Normal,
Distribusi Log Normal, Distribusi Log Pearson III, dan Distribusi Gumbel.
Berdasarkan pengolahan data dengan menggunakan metode Nakayashu maka
diperoleh nilai debit banjir puncak (QP) sebesar 2.07 km² dan Q 2tahun sebesar
21,82 m³/det, Q 5tahun sebesar 25,17 m³/det, Q 10tahun 27,41 m³/det, Q 25tahun
sebesar 30,25 m³/det, Q 50tahun sebesar 32,40 m³/det, dan Q 100tahun aebesar
34,55 m³/det. Data debit banjir kala ulang Q 50 tahun disimulasikan pada program
aplikasi Hydrologi Engineering Center River Analysis System (Hec-Ras).
Kata Kunci: Sungai Babon Semarang,Analisa Banjir,HEC-RAS