DETAIL DOCUMENT
ANALISIS PERKEMBANGAN SOSIAL EMOSIONAL SISWA KORBAN BULLYING DI SMA NEGERI 1 JUWANA
Total View This Week0
Institusion
Universitas PGRI Semarang
Author
Anggraeni, May Dwi
Subject
L Education (General) 
Datestamp
2024-01-08 03:15:57 
Abstract :
May Dwi Anggraeni. NPM 19110017. ?ANALISIS PERKEMBANGAN SOSIAL EMOSIONAL SISWA KORBAN BULLYING DI SMA NEGERI 1 JUWANA?. Skripsi. Program Studi Bimbingan dan Konseling Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Semarang. Pembimbing I Eka Sari Setianingsih, S.Pd., M.Pd. dan Pembimbing II Ismah, S.Ag., M.Pd. Penelitian ini dilatar belakangi oleh banyaknya perilaku bullying pada siswa di SMA Negeri 1 Juwana. Dengan adanya perilaku tersebut makan muncul keingintahuan dari peneliti terkait perkembangan sosial emosional siswa yang menjadi korban bullying. Fokus dalam permasalahan dalam penelitian ini adalah perkembangan sosial emosional siswa korban bullying di SMA Negeri 1 Juwana. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan fenomenologi dimana penelitian ini mendeskripsikan pemaknaan pengalaman hidup dari sejumlah individu yang menjadi subjek penelitian terkait dengan konsep dan fenomena. Tujuan fenomenologi untuk memahami fenomena dari perspektif individu yang mengalaminya dalam situasi tertentu secara umum. Pengambilan data yang digunakan adalah pedoman observasi, kuesioner, wawancara dan dokumentasi. Kemudian data yang sudah didapat dianalisis melalui tahapan empat komponen yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Setelah itu disajikan dalam bentuk pendeskripsian dalam bentuk kalimat mengenai penemuan makna dari setiap fenomena. Berdasarkan hasil analisis data penelitian bahwa tindakan bullying mempengaruhi perkembangan sosial emosional pada siswa. Teman sebaya merupakan interaksi pada anak-anak dengan tingkat usia yang sama serta mempunyai tingkat keakrabanyang relatif tinggi diantara kelompoknya. Dukungan tersebut dapat mengacu pada kesenangan. Akan tetapi teman sebaya juga dapat menjadi hal yang tidak lazim diterima oleh seseorang. Seperti perlakuan bullying yang dilakukan teman sebaya terhadap seseorang tersebut. Hal ini sangat berpengaruh pada perkembangan sosial dan emosional anak yang menjadi korban bullying. Saran yang dapat disampaikan diharapkan siswa mampu memberian perlawanan terhadap pelaku bullying dan bagi pelaku bullying agar tidak melakukan hal demikian agar semua siswa dapat bersekolah dengan nyaman. Selain itu guru dan orang tua harus memperhatikan perkembangan anak dan siswa mereka, karena siswa berada pada masa remaja transisi di mana mereka sedang mencari jati dirinya untuk membentuk pribadi yang diharapkan. Kata Kunci: Perkembangan Sosial Emosional, Bullying 
Institution Info

Universitas PGRI Semarang