DETAIL DOCUMENT
DAMPAK PEMBELAJARAN DARING SELAMA PANDEMI COVID-19 TERHADAP KESEHATAN MENTAL SISWA KELAS V SD NEGERI WONOMERTO 01 BATANG
Total View This Week0
Institusion
Universitas PGRI Semarang
Author
PRATIWI, ULVA NUR
Subject
L Education (General) 
Datestamp
2024-10-21 02:24:27 
Abstract :
ULVA NUR PRATIWI, NPM 17120022 ?Dampak Pembelajaran Daring selama Pandemi Covid-19 terhadap Kesehatan Mental Siswa Kelas V di SD Negeri Wonomerto 01 Batang?. Skripsi. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas PGRI Semarang. 2021. Rumusan masalah dalam penelitian ini bagaimanakah dampak pembelajaran daring selama pandemi covid-19 terhadap kesehatan mental siswa kelas V SD Negeri Wonomerto 01 Batang. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan persentase. Subyek dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, guru, siswa kelas V, dan orang tua siswa kelas V. Teknik pengumpulan data menggunakan triangulasi data yaitu kuesioner/angket, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil analisis data kuesioner/angket siswa kelas V di SD Negeri Wonomerto 01 Batang menyatakan bahwa persentase dampak pembelajaran daring pada kesehatan mental fisik adalah 73 %, dengan indikator tertinggi adalah sakit pusing, kelelahan, dan gelisah berkepanjangan. Sedangkan persentase dampak pembelajaran daring terhadap kesehatan mental psikis adalah 52,9 % dengan indikator tertinggi yaitu merasa cemas dan tidak percaya diri. Persentase dampak pembelajaran daring terhadap kesehatan mental sosial adalah 59,3 % dengan indikator tertinggi yaitu tidak memiliki rasa peduli kepada orang lain, tidak bisa menyesuaikan keadaan, dan suka menyendiri. Persentase dampak pembelajaran daring terhadap kesehatan mental moral-religius adalah 50,7 % dengan indikator tertinggi yaitu tidak berdoa sebelum melakukan pembelajaran, mudah putus asa, dan tidak mampu mempertanggung jawabkan apa yang telah dilakukan. Berdasarkan hasil analisis wawancara dari guru di SD Negeri Wonomerto 01 Batang diketahui bahwa faktor yang mempengaruhi terjadinya gangguan kesehatan mental yaitu faktor biologis, psikis, kebutuhan, lingkungan sosial, dan interaksi manusia dengan lingkungannya. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, maka saran yang dapat diajukan dalam penelitian ini adalah guru harus menciptakan pembelajaran daring yang kreatif dan inovatif sehingga siswa tertarik dan bersemangat, dan bagi orang tua siswa yaitu dapat memberikan perhatian yang khusus dan kasih sayang terhadap anaknya. Kata Kunci: Analisis, Perilaku, Kesehatan Mental, Pembelajaran Daring. 
Institution Info

Universitas PGRI Semarang