DETAIL DOCUMENT
UNSUR INTRINSIK NOVEL BIDADARI BERBISIK KARYA ASMA NADIA SEBAGAI ALTERNATIF BAHAN AJAR ANALISIS NOVEL DI SMA
Total View This Week0
Institusion
Universitas PGRI Semarang
Author
PRATIWI, VIRDA EKA
Subject
L Education (General) 
Datestamp
2024-10-21 02:31:47 
Abstract :
Virda Eka Pratiwi. 16410150. ?Unsur Intrinsik Novel Bidadari Berbisik Karya Asma Nadia sebagai Alternatif Bahan Ajar Analisis Novel di SMA?. Skripsi. Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni, Universitas PGRI Semarang. Dosen Pembimbing I Dr. Sri Suciati, M.Hum. Dosen Pembimbing II Pipit Mugi Handayani, S.S., M.A. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh guru yang masih mengandalkan materi dari buku paket untuk pembelajaran sastra di SMA. Guru pun belum begitu mengenalkan karya sastra kepada peserta didik. Akibatnya, tidak adanya variasi bahan ajar dan peserta didik mudah bosan dengan pembelajaran. Maka dari itu, ditawarkan solusi berupa penggunaan novel Bidadari Berbisik karya Asma Nadia sebagai alternatif bahan ajar analisis novel. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah 1) bagaimanakah unsur intrinsik novel Bidadari Berbisik karya Asma Nadia? 2) bagimanakah relevansi novel Bidadari Berbisik karya Asma Nadia sebagai alternatif bahan ajar analisis novel di SMA? Adapun tujuan penelitian ini untuk 1) mendeskripsi unsur intrinsik novel Bidadari Berbisik karya Asma Nadia dan 2) mendeskripsi relevansi novel Bidadari Berbisik karya Asma Nadia sebagai alternatif bahan ajar analisis novel di SMA. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data penelitian ini berupa kata, frasa, atau kalimat yang mengindikasikan adanya unsur intrinsik dan kriteria novel sebagai bahan ajar (aspek bahasa, psikologi, latar belakang budaya) yang diperoleh dengan menggunakan teknik baca dan catat. Data yang telah terkumpul dianalisis dengan teknik deskripsi analisis dan selanjutnya disajikan secara deskriptif. Dari analisis data yang dilakukan, dapat diketahui bahwa Novel Bidadari Berbisik karya Asma Nadia mengungkap tema perjuangan untuk mendapat kebenaran; ada 2 tokoh utama dan 24 tokoh tambahan; karakter tokoh, yaitu berani, tanggung jawab, dll.; novel mengambil latar tempat Kota Tegal dan Jakarta, latar waktu setelah tahun 2000-an, dan latar suasana yang dominan, yaitu menyedihkan, menegangkan, dan mengerikan; menggunakan alur campuran; menggunakan sudut pandang persona ketiga; mengandung dua amanat, yaitu kebenaran pasti akan terungkap dan semua perbuatan pasti ada konsekuensinya; serta gaya bahasa yang ditemukan beragam, yang paling dominan adalah hiperbola dan personifikasi. Dengan demikian, novel Bidadari Berbisik karya Asma Nadia dinilai relevan untuk dijadikan sebagai alternatif bahan ajar bagi peserta didik kelas XII SMA karena analisis unsur intrinsik sesuai dengan tuntutan KD 3.9 pada pembelajaran analisis novel kelas XII dan kriteria pemilihan bahan ajar sastra, yaitu aspek bahasa, psikologi, serta latar belakang budaya. Saran yang perlu penulis sampaikan adalah pentingnya penggunaan karya sastra (novel) pada pembelajaran sastra sebagai alternatif bahan ajar agar peserta didik terbiasa untuk membaca dan dapat mengapresiasi karya sastra. Kata kunci: unsur intrinsik, novel, bahan ajar analisis novel 
Institution Info

Universitas PGRI Semarang