DETAIL DOCUMENT
ANALISIS BERPIKIR KRITIS DALAM PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA DITINJAU DARI ADVERSITY QUOTIENT
Total View This Week0
Institusion
Universitas PGRI Semarang
Author
YURISTINA, HANA
Subject
L Education (General) 
Datestamp
2024-10-21 03:46:49 
Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan berpikir kritis siswa dalam pemecahan masalah matematika pada materi Sistem Persamaan Linier Dua Variabel serta mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh dalam proses berpikir kritis siswa ditinjau dari Adversity Quotient siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan di SMPN 2 Karangtengah tahun 2020/2021. Subjek penelitian ini adalah 5 siswa kelas VIII A yaitu 2 siswa dengan AQ quitter , 2 siswa dengan AQ camper, dan 1 siswa dengan AQ climber. Instrumen pada penelitian ini diberikan angket AQ untuk pengambilan subjek, tes tertulis pemecahan masalah matematika pada materi Persamaan Linier Dua Variabel dan wawancara. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa dua siswa dengan tingkat AQ quitter memiliki kemampuan berpikir yaitu sangat kurang kritis pada subjek UK hanya memenuhi indikator Clarification, Inference dan subjek MIN hanya memenuhi indikator Clarification, 2 siswa dengan tingkat AQ camper memiliki kemampuan berpikir kritis yaitu kritis oleh kedua subjek yaitu subjek INA dan subjek LS memenuhi aspek berpikir kritis clarification, assessment, inference, dan strategies namun beberapa indikator tidak terjawab dan terpenuhi dengan tepat oleh subjek LS terdapat pada indikator inference dan INA terdapat pada indikator assessment, dan AQ camper memiliki kemampuan berpikir kritis yaitu sangat kritis karena subjek ESA memenuhi enam indikator berpikir kritis yaitu clarification, assessment, inference, dan strategies. faktor-faktor penyebab kurangnya kemampuan berpikir kritis siswa, meliputi siswa kurang berusaha menghadapi masalah dan tantangan yang ada, siswa kurang memahami materi yang diajarkan guru di sekolahan, kurangnya interaksi siswa dalam pembelajaran di kelas, kurangnya rasa ingin tahu atau berpikir yang lebih dalam menyelesaikan soal. Kata Kunci : Berpikir kritis siswa, pemecahan masalah matematika, adversity quotient. 
Institution Info

Universitas PGRI Semarang