DETAIL DOCUMENT
ANALISIS KEMAMPUAN MENYELESAIKAN SOAL CERITA PADA MATERI PERKALIAN DI KELAS II SEKOLAH DASAR
Total View This Week0
Institusion
Universitas PGRI Semarang
Author
RIZKIYANTO, ARI
Subject
L Education (General) 
Datestamp
2024-10-21 04:38:43 
Abstract :
ARI RIZKIYANTO. NPM 16120138. ?Analisis Kemampuan Menyelesaikan Soal Cerita Pada Materi Perkalian di Kelas II Sekolah Dasar?. Skripsi. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Semarang. 2021. Konteks penelitian yang mendorong penelitian ini adalah mengkaji secara mendalam kesulitan kemampuan menyelesaikan soal cerita materi perkalian peserta didik kelas II. Hal tersebut disebabkan ketika peserta didik mengalami kesulitan dalam menyusun soal cerita ke dalam model matematika, meskipun ada yang dapat mengubahnya ke dalam model matematika, namun kadang mereka terhambat pada saat melakukan operasinya. Permasalahan dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimanakah kemampuan peserta didik kelas II SD dalam menyelesaikan soal cerita materi perkalian? (2) Faktor-faktor apakah yang menyebabkan kesulitan pada kemampuan peserta didik kelas II SD dalam menyelesaikan soal cerita materi perkalian? Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis kemampuan menyelesaikan soal cerita materi perkalian dan menganalisis faktor yang menyebabkan kesulitan pada kemampuan peserta didik kelas II SD dalam menyelesaikan soal cerita materi perkalian. Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif dengan metode yang digunakan adalah deskriptif. Sumber data penelitian ini adalah peserta didik kelas II SD Muhammadiyah 05 Kelurahan Bandarharjo Kecamatan Semarang Utara Kota Semarang Tahun Pelajaran 2020/2021. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui tes dan wawancara. Uji keabsahan data penelitian ini menggunakan triangulasi teknik. Hasil analisis tes kemampuan menyelesaikan soal cerita materi perkalian pada peserta didik kelas II menunjukan bahwa: (1) menuliskan kalimat matematika sebesar 87,5% dengan kategori sangat baik. (2) menuliskan strategi penyelesaian soal sebesar 80% dengan kategori baik. (3) menyelesaikan strategi/ model matematika sebesar 82,5% dengan kategori baik. (4) menarik kesimpulan sebesar 62,5% dengan kategori cukup. Faktor yang menyebabkan kesulitan pada kemampuan menyelesaikan soal cerita yaitu (1) kemampuan berfikir dan pemahaman peserta didik terhadap soal yang disajikan belum begitu maksimal, dan (2) motivasi belajar juga berpengaruh terhadap kemampuan peserta didik. Kesimpulannya bahwa Kemampuan Menyelesaikan Soal Cerita Pada Materi Perkalian di Kelas II Sekolah Dasar, peserta didik sudah mampu menyelesaikan soal cerita sesuai indikator menyelesaikan soal matematika dengan persentase 78,125% dengan kategori baik. Berdasarkan hasil penelitian ini saran yang dapat peneliti sampaikan kepada guru adalah sebaiknya guru menekankan kepada peserta didik untuk menarik kesimpulan setelah menjawab soal yang diberikan dengan harapan dapat meningkatkan kemampuan menyelesaikan soal cerita khususnya dalam menarik kesimpulan, dan sebaiknya peserta didik dilatih untuk memahami soal yang disajikan khususnya pada soal cerita materi perkalian. 
Institution Info

Universitas PGRI Semarang