DETAIL DOCUMENT
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN HUTAN MANGROVE DI DESA BEDONO PADA MATERI EKOSISTEM BERMUATAN SUSTAINABILITY MELALUI PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP MINAT DAN BERPIKIR KRITIS SISWA
Total View This Week0
Institusion
Universitas PGRI Semarang
Author
Anggraini, Igga Mai
Subject
L Education (General) 
Datestamp
2024-10-21 07:40:11 
Abstract :
Materi ekosistem yang konstektual dengan pola pikir sustainability diangkat sebagai permasalahan dalam pembelajaran Problem Based Learning di harapkan dapat membiasakan siswa berpikir kritis dan memunculkan minat siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan hutan mangrove di desa Bedono pada materi ekosistem bermuatan sustainability melalui Problem Based Learning untuk meningkatkan berpikir kritis dan pencapaian minat belajar siswa. Dengan desain Quasy Eksperiment, pada kelas X IPA SMA N 1 Mranggen. Penelitian ini melibatkan dua kelas yaitu kelas X IPA 5 sebagai kelompok eksperimen dan X IPA 4 sebagai kelompok kontrol. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan tes soal dan lembar angket yang diberikan pada siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata niai pretest ke posttest kelompok eksperimen ada peningkatan yaitu rata-rata pretest 56,11 menjadi rata-rata posttest 80,42. Sedangkan nilai pretest-posttest keterampilan berpikir kritis kelompok kontrol ada peningkatan yaitu rata-rata pretest 46,94 menjadi rata-rata posttest 61,67. Berdasarkan uji anacova, data post-test berpikir kritis siswa memperoleh perbandingan nilai sig. hasil uji anacova dan nilai taraf signifikan, 0,000 (sig. uji anacova) < 0,05 (?). Karena nilai sig. lebih kecil dibandingkan nilai ?, maka data post-test berpikir kritis siswa kelompok eksperimen dan kelompok kontrol memiliki perbedaan yang signifikan, dengan rata-rata post-test kelompok eksperimen > kelompok kontrol. Dari hasil tersebut dilakukan penelitian dan mendapat hasil bahwa kelompok eksperimen yaitu kelas X IPA 5 mendapat nilai rata-rata N-Gain 0,58 yang berada pada kategori sedang. Melalui uji independent sample T-test, hasil minat belajar siswa kelas eksperimen dan kelas kontrol menunjukkan data memiliki perbedaan yang signifikan, dengan perbandingan nilai 0,000 (sig.) < 0,05 (?). Dengan analisis hasil uji, maka penerapan model belajar problem based learning bermuatan sustainability efektif untuk meningkatkan berpikir kritis dan pencapaian minat belajar siswa. Kata Kunci : Problem Based Learning, Sustainability, Berpikir Kritis, Minat. 
Institution Info

Universitas PGRI Semarang