Abstract :
Seni rupa adalah suatu cabang seni yang menghasilkan karya seni dimana bentuk dan
kualitasnya dapat dirasakan oleh indera manusia, khususnya indera penglihatan dan indera
peraba. Pembuatan seni rupa tidaklah mudah, dibutuhkan pelatihan agar bisa membuat sebuah
karya seni yang indah. Belum adanya ruang dan fasilitas yang memadai untuk eksplorasi dan
eksperimentasi di Kota Semarang membuat perkembangan seni semakin berkurang sehingga
pameran-pameran seni dan pelatihan seni hanya dilakukan ditempat-tempat tertentu yang
kurang memiliki sarana yang memadai dan belum adanya daya tarik bagi para pengunjung.
Tempat untuk seni rupa setidaknya harus mempunyai 4 aspek utama dalam fungsi
bangunan yang dituju, yaitu fungsi edukasi, apresiasi, rekreasi, dan ekonomi. Tempat seni
rupa atau galeri harus memiliki tampilan yang mampu menarik perhatian masyarakat dan
dapat mencerminkan sebuah bangunan untuk fungsi pameran karya seni rupa.
Arsitektur memiliki langgam yang beranekaragam, bergantung pada tempat dan jenis
bangunan yang akan dirancang. Salah satu langgam yang kekinian adalah kotemporer.
Arsitektur kontemporer memiliki sifat untuk selalu berkembang seiring perkembangan zaman.
Kata kunci : Seni Rupa, Galeri, Workshop, Arsitektur Kontemporer.