DETAIL DOCUMENT
HUBUNGAN RELIGIUSITAS DENGAN PERILAKU MENYONTEK PADA SISWA SMA LABORATORIUM UNIVERSITAS PGRI SEMARANG
Total View This Week0
Institusion
Universitas PGRI Semarang
Author
LUTHFIANA, INDAH
Subject
L Education (General) 
Datestamp
2024-10-22 07:27:23 
Abstract :
Indah Luthfiana. NPM 17110058: ?Hubungan Religiusitas Dengan Perilaku Menyontek Pada Siswa SMA Laboratorium Universitas PGRI Semarang? Skripsi, Program Studi Bimbingan dan Konseling. Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas PGRI Semarang. Pembimbing I Dr. Dini Rakhmawati, S.Pd, M.Pd., Pembimbing II Padmi Dhyah Y., S.Psi., M.Psi., Psikolog. 2021 Penelitian hubungan religiusitas dengan perilaku menyontek pada siswa SMA Laboratorium Universitas PGRI Semarang ini dilator belakangi oleh fenomena bahwa siswa ternyata tidak lepas dari perilaku menyontek. Hasil Analisis Angket Kebutuhan Peserta Didik menunjukkan rendahnya tingkat religiusitas siswa dan tingginya tingkat perilaku menyontek. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif korelasi dengan metode survey. Populasi data penelitian sejumlah 96 siswa, meliputi kelas XI MIPA 1, XI MIPA 2, XI IPS 1 dan XI IPS 2. Sampel penelitian ini sejumlah 77 siswa yang diambil dengan teknik simple random samping. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah skala religiusitas dan skala perilaku menyontek. Berdasarkan hasil analisis dapat diketahui bahwa siswa kelas XI SMA Laboratorium UPGRIS mempunyai tingkat religiusitas dalam kategori tinggi (53,2%) dengan jumlah frekuensi 41 siswa. Sedangkan siswa lain mempunyai tingkat religiusitas sangat tinggi (45,5%) dengan jumlah frekuensi 35 siswa dan dalam kategori rendah (1,3%) dengan jumlah frekuensi 1 siswa. Kemudian tingkat perilaku menyontek dengan frekuensi tertinggi pada siswa kelas XI SMA Laboratorium UPGRIS berada pada kategori rendah dengan frekuensi sebanyak 46 siswa (59,7%), lalu tingkat perilaku menyontek pada kategori sangat rendah dengan frekuensi sebanyak 21 siswa (27,3%) dan sisanya tingkat perilaku menyontek pada kategori tinggi dengan frekuensi 10 siswa (13%). Berdasarkan hasil analisis uji hipotesis dapat diketahui bahwa berdasarkan uji korelasi product moment diperoleh nilai signifikasi 0,000 < 0,05 yang artinya dapat diambil kesimpulan bahwa kedua variabel berkorelasi. Kemudian nilai koefisien korelasi (r) -0,613 dengan taraf negative, maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan negative sempurna dengan tingkat hubungan yang kuat. Berdasarkan hasil penelitian menyatakan bahwa terdapat hubungan negatif yang signifikan antara religiusitas dengan perilaku menyontek siswa kelas XI SMA Laboratorium Universitas PGRI Semarang. Artinya semakin tinggi tingkat religiusitas siswa semakin rendah tingkat perilaku menyontek siswa. Kata Kunci : Religiusitas, Perilaku Menyontek, Siswa 
Institution Info

Universitas PGRI Semarang