DETAIL DOCUMENT
ANALISIS POLA KOMUNIKASI GURU DALAM MENSTIMULASI KEMAMPUAN HOTS PADA ANAK USIA 5 - 6 TAHUN DI PAUD TAMAN BELIA CANDI SEMARANG
Total View This Week0
Institusion
Universitas PGRI Semarang
Author
RIEYANI OKTA SUMBAWA, RIEYANI OKTA SUMBAWA
Subject
L Education (General) 
Datestamp
2024-10-23 02:48:54 
Abstract :
RIEYANI OKTA SUMBAWA. NPM 17150012. ?Analisis Pola Komunikasi Guru Dalam Menstimulasi Kemampuan HOTS Pada Anak Usia 5 - 6 Tahun Di PAUD Taman Belia Candi Semarang?. Skripsi Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Semarang. Dibimbing oleh Dr. Ir Anita Chandra D S, M.Pd. dan Nila Kusumaningtyas, S.T. ,M.Pd. 2021. Konteks penelitian yang melatarbelakangi penelitian adalah kegiatan pembelajaran pada anak usia dini yang masih belum bervariasi, proses pembelajaran belum memberikan kesempatan pada anak untuk bereksplorasi, anak belum diberikan kesempatan untuk mengungkapkan ide, sehingga anak tidak memiliki pengalaman langsung dalam memecahkan masalahnya sendiri. Dalam kegiatan pembelajaran guru masih memberikan perintah sehingga anak tidak dapat memilih kegiatan main tetapi anak harus menyelesaikan suatu kegiatan sesuai dengan perintah guru, hal ini dapat membatasi pengalaman belajar anak.. Permasalahan yang diungkap pada penelitian ini adalah bagaimana pola komunikasi guru dapat menstimulasi kemampuan HOTS anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pola komunikasi guru yang dapat menstimulasi kemampuan HOTS anak di PAUD Taman Belia Candi Semarang. Komunikasai pada anak usia dini tentu berbeda dengan komunikasi pada orang dewasa. Pada anak usia dini, dalam berkomunikasi anak mulai peka/sensitif untuk menerima berbagai rangsangan, masa peka pada masing-masing anak juga berbeda. Agar komunikasi menjadi efektif sebagai seorang guru, mendampingi anak melalui stimulasi agar mampu berpikir tingkat tinggi yang bukan hanya sekedar menghafal atau mencaritakan kembali lebih pada kemampuan berpikir logis, analitis, sistematis, kritis, dan kreatif, serta kemampuan bekerja sama. Tingkatan kemampuan berpikir yang dibagi menjadi tingkat rendah dan tinggi yaitu mengingat, memahami, mengaplikasikan, menganalisis, mengevaluasi, dan mencipta. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Pendekatan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif yang dilakukan dengan menguraikan fakta-fakta dan data-data yang diperoleh dari sumber data yang di ambil melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah pola komunikasi guru di PAUD Taman Belia Candi Semarang dalam menstimulasi kemampuan HOTS anak melalui pembelajaran pembelajaran berbasis STEAM, terlihat saat guru-guru menstimulasi siswa dalam kegiatan pembelajaran dan bermain melalui pola komunikasi yang efektif.menggunakan pola komunikasi dua arah dan kemampuan berpikir tingkat tinggi di PAUD Taman Belia Candi Semarang pada anak usia 5-6 tahun anak mampu menyelesaikan masalahnya sendiri dari masalahnya yang sangat beragam. Berdasarkan hasil penelitian ini saran yang dapat disampaikan adalah agar pola komunikasi guru di PAUD Taman Belia Candi Semarang dapat digunakan sebagai alternatif guru dalam mengajar untuk menstimulasi kemampuan HOTS anak usia dini. 
Institution Info

Universitas PGRI Semarang