DETAIL DOCUMENT
UPAYA MENINGKATKAN PEMAHAMAN KARAKTER KEJUJURAN MELALUI PERMAINAN TRADISIONAL ENGKLEK PADA ANAK USIA 3 – 4 TAHUN DI KELOMPOK BERMAIN ‘AISYIYAH SIWALAN
Total View This Week0
Institusion
Universitas PGRI Semarang
Author
PURWANTI, TUTIK
Subject
L Education (General) 
Datestamp
2024-10-23 04:43:14 
Abstract :
Tutik Purwanti. NPM 18156043. ?Upaya Meningkatkan Pemahaman Karakter Kejujuran melalui Permainan Tradisional Engklek pada anak usia 3 ? 4 tahun di KB ?Aisyiyah Siwalan?. Skripsi. Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini. Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas PGRI Semarang. 2021. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kejujuran anak yang masih rendah. Sebagian anak belum menunjukkan perilaku jujur yaitu tidak mau mengakui kekalahan, anak masih bermain dengan tidak jujur atau curang saat bermain, serta masih ada anak yang berkata tidak jujur. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana meningkatkan perilaku jujur pada anak usia 3 ? 4 tahun di Kelompok Bermain ?Aisyiyah Siwalan, Kecamatan Gayamsari. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kejujuran anak di sekolah melalui permainan tradisional engklek pada anak Kelompok Bermain Aisyiyah Siwalan. Subjek penelitian ini berjumlah 10 anak yang terdiri dari 5 anak laki-laki dan 5 anak perempuan. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi. Penelitian ini dianggap berhasil apabila 80% anak, tingkat kejujurannya berada pada kriteria baik. Prosedur penelitian menggunakan penelitian tindakan kelas yang terdiri 2 siklus. Tiap siklus terdiri dari empat tahapan yaitu 1) membuat perencanaan, 2) melakukan tindakan, 3) mengadakan pengamatan tindakan, 4) merefleksi hasil pengamatan tindakan, setiap siklus dilaksanakan 3 kali pertemuan. Data yang telah dikumpulkan dalam penelitian tersebut dianalisis dengan menggunakan teknik diskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kejujuran anak dapat meningkat melalui permainan tradisional engklek, yang dilakukan melalui langkah- langkah 1) guru atau peneliti mengkondisikan anak untuk menjelaskan aturan main, 2) mememberikan contoh bagaimana cara bermain engklek 3) menginformasikan bahwa ada tiga indikator atau perilaku yang akan dinilai dalam bermain engklek. . Hal ini dibuktikan dengan meningkatnya jumlah anak yang berperialaku jujur dalam setiap kali pertemuan baik dalam siklus I maupun siklus II. Pada awal tindakan terdapat 2 anak atau 20% anak yang berperilaku jujur dengan penilaian baik. Sedangkan akhir tindakan 8 anak atau 80% yang berperilaku jujur dengan penilaian baik. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat ditarik kesimpulan bahwa kejujuran anak pada Kelompok Bermain ?Aisyiyah Siwalan, Kecamatan Gayamsari Semarang Tahun Pelajaran 2020/2021 dapat ditingkatkan melalui permainan tradisional engklek. 
Institution Info

Universitas PGRI Semarang