DETAIL DOCUMENT
PENGARUH LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN MENGGUNAKAN METODE ROLE PLAYING TERHADAP INTERAKSI SOSIAL SISWA KELAS X SMA N 1 PANGKAH
Total View This Week0
Institusion
Universitas PGRI Semarang
Author
OKTASIVA, DWI NANDA
Subject
L Education (General) 
Datestamp
2024-10-23 06:16:16 
Abstract :
Dwi Nanda Oktasiva NPM. 16110130 ?Pengaruh Layanan Bimbingan Kelompok dengan menggunakan metode role playing Siswa Kelas X SMA N 1 Pangkah? Program Studi Bimbingan dan Konseling. Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas PGRI Semarang. Prof. Drs. Supardi, M.M, Agus Setiawan, S.Pd., M.Pd. April 2021 Penelitian ini dilatar belakangi oleh interaksi sosial siswa Kelas X SMA N 1 Pangkah yang tergolong rendah. Topik ini diangkat berdasarkan hasil angket kebutuhan peserta didik dan wawancara yang telah dilakukan di lapangan. Topik yang diangkat dalam penelitian ini adalah bagaimana tingkat interaksi sosial siswa Kelas X SMA N 1 Pangkah setelah mendapat layanan bimbingan kelompok dengan metode role playing?. Apakah layanan bimbingan kelompok dengan metode role playing berpengaruh terhadap interaksi sosial siswa Kelas X SMA N 1 Pangkah?. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat interaksi sosial siswa Kelas X SMA N 1 Pangkah setelah mendapat layanan bimbingan kelompok dengan metode role playing , untuk mengetahui apakah layanan bimbingan kelompok dengan metode role playing berpengaruh terhadap interaksi sosial siswa Kelas X SMA N 1 Pangkah, untuk mengetaui seberapa besar pengaruh bimbingan kelompok dengan metode role playing terhadap interaksi sosial siswa . Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan metode true experimental design dengan model Pre-test Post-test Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Negeri 1 Pangkah Semarang yang berjumlah 289 siswa. Kelas XI IPA 4 digunakan untuk tryout sebanyak 32 siswa. Sampel yang di ambil sebanyak 20 siswa, yaitu 10 siswa dari kelas XI IPA 2 sebagai kelompok kontrol dan 10 siswa kelas XI IPS 2 sebagai kelompok eksperiment yang diambil dengan menggunakan teknik sampling cluster random sampling. Alat pengumpul data yang dipergunakan adalah skala interaksi sosial . Berdasarkan hasil analisis uji t Dapat diketahui bila tingkat kesalahan 5% dengan dk 18, maka harga ttabel = 2,101. (dk = n1+ n2 -2 = 10+10-2 = 18). Ternyata harga thitung = 2,349 lebih besar daripada ttabel 2,101.Oleh karena itu hipotesisnya berbunyi ?Ada pengaruh layanan bimbingan kelompok menggunakan teknik role playing untuk meningkatkan interaksi sosial siswa kelas X SMA N 1 PANGKAH? diterima kebenarannya pada taraf signifikansi 5%. Dengan demikian menunjukan bahwa ada pengaruh layanan bimbingan kelompok dengan metode role playing terhadap interaksi sosial siswa. Saran bagi guru BK hendaknya dapat menggunakan layanan bimbingan kelompok dengan metode role playing untuk mengurangi permasalahan interaksi sosial siswa. Bagi siswa yang memiliki permasalahan interaksi sosial siswa tinggi diharapkan dapat mengikuti layanan bimbingan kelompok dengan metode role playing untuk mengurangi permasalahan interaksi sosial. Kata Kunci: interaksi sosial, role playing, bimbingan kelompok 
Institution Info

Universitas PGRI Semarang