Abstract :
Perubahan sistem pembelajaran dari tatap muka langsung ke pembelajaran
jarak jauh yang secara tiba-tiba dan serentak ini tentu menimbulkan banyak
kendala bagi siswa dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui kendala apa saja yang ada di SMAN 11 Semarang dalam
pembelajaran Biologi pada PJJ serta bagaimana solusi yang dapat diberikan untuk
mengatasi kendala yang terjadi. Penelitian menggunakan metode kualitatif
deskriptif dengan menyebarkan angket online kepada siswa kelas XI dan pedoman
wawancara tidak terstruktur yang ditujukan kepada guru Biologi kelas XI. Angket
berisi 4 subvariabel dan ditiap variabel ada aspek-aspek untuk tolak ukur.
Pengisian angket menggunakan skala likert lima pilihan ditabulasikan dengan
rumus sturges dan dianalisis secara deskriptif yang didukung oleh data sekunder
dari hasil wawancara dan jurnal atau artikel terdahulu. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa ada tiga kendala dalam kategori Tinggi yaitu kendala
Teknologi dan Informasi, kendala pemahaman dan penguasaan materi, dan
kendala efektivitas pembelajaran dengan angka persentase secara berturut-turut
81%, 74% dan 70%. Serta kendala Kejenuhan belajar yang dalam Kategori cukup
dengan angka persentase 67%. Berdasarkan hasil tersebut maka dapat
disimpulkan bahwa siswa dalam Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di SMAN 11
Semarang dalam pembelajaran biologi masih mengalami kendala yaitu kendala
teknologi, kendala pemahaman dan penguasaan materi serta kendala efektivitas
pembelajaran. Kendala-kendala tersebut harus segera diatasi salah satunya untuk
mengatasi kendala dalam teknologi yaitu dengan mengganti media pembelajaran
yang digunakan dalam hal ini aplikasi pembelajaran menggunakan aplikasi yang
lebih mudah digunakan yaitu Google Meet, atau Zoom Meeting dimana kedua
aplikasi tersebut sudah termasuk aplikasi resmi yang didukung oleh Kemendikbud
dalam subsidi kuota internet.
Kata Kunci: Pandemi, Covid-19, kendala, Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ)