Institusion
Universitas PGRI Semarang
Author
Jannah, Dyah Ayu Roudhotul
Subject
L Education (General)
Datestamp
2024-10-23 07:05:49
Abstract :
Krisan (Chrysanthemum) merupakan salah satu tanaman hias yang memiliki
keindahan dan daya tarik pada bunganya. Bunga krisan mempunyai bentuk dan
ukuran yang bervariasi serta warna yang beraneka ragam yang mengakibatkan
permintaan bunga ini terus meningkat terutama dalam bentuk bunga potong.
Bunga krisan potong banyak dimanfaatkan sebagai penghias ruangan, dekorasi
acara, maupun bentuk ungkapan kepada seseorang. Bunga krisan potong mudah
mengalami kerusakan fisik pasca panen sehingga kualitas bunga menjadi
menurun. Keadaan fisik pada bunga krisan potong merupakan faktor penentu
kualitas bunga sehingga perlu penanganan pasca panen untuk menjaga kualitas
bunga potong. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan formula
pengawet yang efektif dalam mempertahankan lama kesegaran dan warna bunga
krisan potong selama peragaan dengan menggunakan kombinasi larutan gula aren
dengan sari buah belimbing wuluh. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak
Lengkap (RAL) dengan 3 kali ulangan. Kombinasi larutan pengawet A0: 1000 ml
aquades; A1: 25 ml gula aren + 25 ml sari buah belimbing wuluh + 950 ml
aquades; A2: 35 ml gula aren + 15 ml sari buah belimbing wuluh + 950 ml
aquades; A3: 45 ml gula aren + 5 ml sari buah belimbing wuluh + 950 ml
aquades. Parameter yang diteliti yaitu lama kesegaran dan warna bunga. Data
hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi larutan yang paling efektif pada
perlakuan A2 dengan kombinasi larutan gula aren 35 ml + 15 ml sari buah
belimbing wuluh + 950 ml aquades dapat mempertahankan lama kesegaran bunga
9,33 hari dan skor warna 3,67 (ungu muda+putih).
Kata kunci: gula aren, sari buah belimbing wuluh, lama kesegaran, warna,
krisan.