DETAIL DOCUMENT
STRUKTUR LAKON WAYANG KULIT SANG RAHWANA DALANG KI CAHYO KUNTADI
Total View This Week0
Institusion
Universitas PGRI Semarang
Author
PRASETYO, SYAMSUL GONDO
Subject
L Education (General) 
Datestamp
2024-10-24 04:04:22 
Abstract :
Syamsul Gondo Prasetyo. ?Struktur Lakon Wayang Kulit Sang Rahwana Dalang Ki Cahyo Kuntadi?. Skripsi Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni Universitas PGRI Semarang. Pembimbing I Bambang Sulanjari, S.S., M.A. Pembimbing II Nuning Zaidah, S.Pd., M.A., Kata Kunci: Struktur lakon, teks wayang kulit, Rahwana, strukturalisme Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan unsur-unsur pembangun lakon wayang kulit Sang Rahwana dalang Ki Cahyo Kuntadi. Jenis penelitian skripsi ini adalah deskriptif kualitatif. Sumber data berasal dari video wayang kulit lakon Sang Rahwana dalang Ki Cahyo Kuntadi. Data yang diperoleh berupa kata, frasa, dan kalimat yang mengandung unsur-unsur pembangun lakon wayang kulit cerita Sang Rahwana dalang Ki Cahyo Kuntadi Data dalam penelitian ini dikumpulkan menggunakan teknik dokumen, dengan tahapan: teknik simak, transkrip, dan catat. Data tersebut lalu dianalisis menggunakan model interaktif dengan tahapan: reduksi data, penyajian data, dan conclusing drawing. Hasil analisis dalam teks wayang kulit lakon Sang Rahwana dalang Ki Cahyo Kuntadi adalah, dalam teks tersebut terdapat 6 tahapan alur yaitu: eksposisi, konflik, komplikasi, krisis, resolusi dan keputusan. Cerita ini mempunyai jenis alur lurus atau progresif. Tokoh dan penokohan dalam cerita tersebut adalah Rahwana merupakan tokoh utama yang mempunyai watak baik dan kejam, Rama: utama, tega, Rekyan Sinta: utama, kejam, Gunawan: utama, penghianat, Kumbakarna: Tambahan, baik, Tari: tambahan, baik, lembut, Indrajit: tambahan, nasionalis, Lesmana: tambahan, baik, Wisnu: tambahan, baik, Narada: tambahan, baik, Janaka: tambahan, bijaksana, Retnawati: tambahan, setia, Parang Kusuma: tambahan, sombong, Jaka Umbaran: tambahan, humoris, Cangik dan Limbuk: tambahan, humoris, Semar: tambahan, peduli. Latar dalam cerita tersebut adalah, latar tempat terdiri dari: tepi Sungai Gangga, Kahyangan Suralaya, Ngalengka, Taman Kaputren, Gunung Goh Karna, Alun-Alun Mantili, Hutan Dandaka, Samudra Hindi, dan Taman Asoka. Latar waktu terjadi pada saat siang dan malam. Latar suasana yaitu: tegang, bahagia, sepi, ramai, dan sedih. Lakon ini bertema kepahlawanan sedangkan amanat yang terkandung dalam lakon Sang Rahwana adalah jangan terlalu cepat menyimpulkan seseorang jahat apabila belum mengerti sifat asli dari orang tersebut. 
Institution Info

Universitas PGRI Semarang