DETAIL DOCUMENT
PENGARUH PROSES FITOREMEDIASI LIMBAH CAIR TAHU MENGGUNAKAN KIAMBANG (Pistia stratiotes) DAN KANGKUNG AIR (Ipomoea aquatica) DALAM MENURUNKAN KADAR COD DAN AMONIA SERTA IMPLEMENTASINYA DALAM LKPD PENCEMARAN AIR
Total View This Week0
Institusion
Universitas PGRI Semarang
Author
DEWI, KARTIKA SHITTA
Subject
L Education (General) 
Datestamp
2024-10-24 07:48:12 
Abstract :
Salah satu alternatif penanganan permasalahan pencemaran yang diakibatkan oleh limbah cair tahu dapat dilakukan melalui kegiatan fitoremediasi menggunakan tanaman kiambang (Pistia stratiotes) dan kangkung air (Ipomoea aquatica) tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh fitoremediasi limbah cair tahu menggunakan kiambang (Pistia stratiotes) dan kangkung air (Ipomoea aquatica) dalam menurunkan kadar COD dan amonia serta implementasinya dalam LKPD pencemaran air. Metode penelitian yang digunakan menggunakan metode eskperimen dengan desain Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dari lima variasi perlakuan dengan 3 kali ulangan selama 7 hari. Hasil penelitian menunjukan adanya penurunan kadar COD limbah cair tahu yang bervariasi dengan kadar 2074,33; 605,67; 1205,67; 901,67 dan 1522,33 mg/L serta kadar amonia 55.83; 29.73; 60.63; 36.67 dan 45.67 mg/L. Perlakuan yang tertinggi dalam menurunkan kadar COD adalah P1 dengan biomassa kiambang 300 g dan konsentrasi 30% menghasilkan penurunan kadar COD mencapai 71%. Sedangkan perlakuan yang tertinggi dalam menurunkan kadar amonia adalah P1 dengan biomassa kiambang 300 g dan konsentrasi 30% menghasilkan penurunan kadar amonia mencapai 47%. Data yang diperoleh dengan uji Anava dan berdasarkan hasil analisi F hitung (16.979) lebih besar dari F tabel (3.48) pada pengukuran kadar COD sedangkan hasil uji Anava kadar amonia berdasarkan hasil analisis F hitung (2.058) lebih kecil dari F tabel (3.48). implementasi LKPD materi pencemaran air mendapatkan skor rata-rata 86,61% yang dikategorikan sangat baik. Kesimpulan dari penelitian adalah tanaman kiambang (Pistia stratiotes) dan kangkung air (Ipomoea aquatica) mampu menurunkan kadar COD limbah cair tahu sedangkan tanaman kiambang (Pistia stratiotes) belum optimal dalam menurunkan kadar ammonia pada limbah cair tahu. Kata kunci : Fitoremediasi, COD, Amonia, Limbah cair tahu, Kiambang, Kangkung air 
Institution Info

Universitas PGRI Semarang