DETAIL DOCUMENT
PENGARUH PEMBERIAN MAGGOT TERHADAP BOBOT DAN PANJANG BADAN PADA IKAN LELE SANGKURIANG (Clarias gariepinus var. sangkuriang) SERTA IMPLEMENTASINYA DALAM PEMBELAJARAN BIOLOGI
Total View This Week0
Institusion
Universitas PGRI Semarang
Author
Arianti, Maria Diah
Subject
L Education (General) 
Datestamp
2024-10-24 07:55:50 
Abstract :
Meningkatnya kebutuhan protein hewani menyebabkan permintaan komoditi ikan meningkat. Sumber protein hewani yang banyak beredar dipasaran adalah lele. Pelet sebagai sumber utama pakan memilki harga yang mahal sehingga perlu alternatif lain untuk mengurangi biaya penyediaan pakan. Maggot merupakan lalat black soldier yang memiliki tekstur kenyal, berprotein tinggi serta memiliki kemampuan untuk mengeluarkan enzim alami yang membantu meningkatkan sistem pencernaan ikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian maggot terhadap bobot dan panjang badan lele sangkuriang. Penelitian ini menggunakan rancangan percobaan RAL, dengan tiga perlakuan dan empat ulangan. Perlakuan pada penelitian ini adalah P0 (kontrol), P1 (maggot 5%), P2 (maggot 10%). Subjek penelitian adalah lele sangkuriang yang dipelihara sampai pengambilan data pada umur 12 minggu. Parameter pada penelitian ini adalah bobot dan panjang badan lele. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis menggunakan sidik ragam (ANOVA). Hasil penelitian menunjukan tidak ada pengaruh nyata perbedaan pada perlakuan terhadap bobot badan lele (P>0,05) dan tidak ada pengaruh nyata perbedaan pada perlakuan terhadap panjang badan lele (P>0,05). Bobot badan lele tertinggi pada P2 (maggot 10%) yaitu 228,75g. Bobot badan terendah yaitu P0 (kontrol) yaitu 175g. Panjang badan lele tertinggi pada P1 (maggot 5%) yaitu 31,75cm. Panjang badan lele terendah yaitu P0 (Kontrol) yaitu 30,75cm. penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pemberian maggot tidak berpengaruh terhadap bobot dan badan lele sangkuriang. Kata kunci: Bobot Badan, Lele Sangkuriang, Maggot, Panjang Badan 
Institution Info

Universitas PGRI Semarang