Abstract :
TYAS AYU DWI FITRIANA. NPM 16120272. ?Analisis Kemampuan
Pemecahan Masalah Matematika dalam Materi Pecahan di Kelas IV SDN
Banjarsari 1?. Skripsi. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas
Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Semarang. Ervina Eka Subekti, S.Si.,M.Pd.
dan M Yusuf Setia Wardana, S.Pd.,M.Pd. Agustus. 2021.
Penelitian ini dilatar belakangi rendahnya hasil belajar siswa pada mata
pelajaran
matematika
yang
disebabkan
oleh
kesulitan
belajar
dalam
menyelesaikan soal cerita matematika materi pecahan. Sehingga hasil tes
kemampuan siswa dalam mengerjakan soal pemecahan masalah matematika juga
rendah. Hal ini disebabkan karena banyak siswa yang belum bisa memahami inti
kalimat dari soal cerita matematika. Permasalahan yang dibahas dalam penelitian
ini yaitu Bagaimanakah cara menyikapi kesalahan yang dilakukan oleh siswa
dalam menyelesesaikan soal cerita dan memahami kemampuan pemecahan
masalah matematika materi pecahan? Tujuan yang hendak dicapai adalah untuk
menganalisis dan mengetahui jenis kesalahan, dan kemampuan yang dialami
siswa kelas IV SDN Banjarsari 1 dalam menyelesaikan soal cerita matematika
materi pecahan.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian
kualitatif deskriptif. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN
Banjarsari 1 yang berjumlah 30 siswa. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui
wawancara siswa, tes kemampuan siswa, dan angket siswa.
Hasil analisis yang diperoleh adalah bahwa siswa mengalami kesulitan dan
kesalahan dalam menyelesaikan soal pemecahan masalah matematika materi
pecahan yaitu 1) 16% siswa belum mampu memahami dan juga merumuskan
masalah yang diminta dalam soal; 2) 26% siswa masih melakukan kesalahan
dalam membuat rencana pemecahan masalah untuk menentukan strategi dalam
memecahkan masalah matematika; 3) 60% siswa masih melakukan kesalahan
dalam menentukan strategi pemecahan masalah matematika yang baik dan benar.
4) 58% siswa melakukan kesalahan dalam melihat kembali hasil pekerjaannya
dalam menyelesaikan soal pemecahan masalah matematika. Faktor yang
menyebabkan kesulitan belajar dalam menyelesaikan soal cerita matematika
berasal dari faktor internal yang berasal dari siswa meliputi sikap siswa dalam
belajar matematika, motivasi belajar siswa yang masih rendah, Sedangkan faktor
eksternal yang berasal dari luar siswa antara lain kurangnya variasi mengajar
guru, penggunaan media pembelajaran yang belum maksimal, serta lingkungan
keluarga.
Upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi kesulitan belajar
matematika antara lain mengajarkan dengan penggunaan media pembelajaran
yang kongret, memperbanyak latihan soal dan menjalin kerja sama dengan orang
tua siswa.