DETAIL DOCUMENT
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBING PROMPTING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA TEMA 8 (LINGKUNGAN SAHABAT KITA) KELAS V SDN 4 GULANG KECAMATAN MEJOBO KABUPATEN KUDUS
Total View This Week0
Institusion
Universitas PGRI Semarang
Author
FUAT, LU’LU’ ATUL
Subject
L Education (General) 
Datestamp
2024-10-24 08:04:50 
Abstract :
LU'LU' ATUL FUAT. NPM 17120331. "Pengaruh Model Pembelajaran Probing Prompting Terhadap Hasil Belajar Siswa Tema 8 (Lingkungan Sahabat Kita) Kelas V SDN 4 Gulang Kecamatan Mejobo Kabupaten Kudus". Skripsi. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas PGRI Semarang. 2021. Latar belakang yang mendorong penelitian ini adalah kurangnya partisipasi siswa dalam kegiatan belajar mengajar sehingga menyebabkan hasil belajar siswa tidak maksimal. Permasalahan dalam penelitian ini adalah 1) Hasil belajar siswa sebagian besar belum mencapai KKM. 2) Siswa kurang berpatisipasi dalam kegiatan pembelajaran. 3) Model pembelajaran yang digunakan guru belum memecahkan masalah belajar siswa. Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Probing Prompting terhadap hasil belajar siswa pada tema 8 (Lingkungan Sahabat Kita) kelas V SDN 4 Gulang Kecamatan Mejobo Kabupaten Kudus. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode Pre- Eksperimenta Design dengan bentuk desain One Group Pre-test Post-test Design. Populasi penelitian adalah siswa kelas V SDN 4 Gulang Kecamatan Mejobo Kabupaten Kudus. Sampel yang diambil adalah 21 Siswa dengan menggunakan teknik sampel jenuh. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui tes hasil belajar dan lembar observasi. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif, Uji Normalitas, dan Uji Independent T Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor hasil belajar siswa yaitu 63,14 sebelum diberi perlakuan (Pre-test) dan 74,95 setelah diberi perlakuan (Post-test). Berdasarkan Uji Normalitas untuk nilai Pre-test diperoleh nilai sig. Sebesar 0,490 atau 0,490 > 0,05. Sedangkan nilai Post-test diperoleh nilai sig. Sebesar 0,215 atau 0,215 > 0,05. Jadi nilai Pre-test maupun Post-test berdistribusi normal. Pada perhitungan Uji hipotesis melalui uji independent sample t test pada taraf signifikansi 95%, didapatkan nilai signifikan sebesar 0,795 > 0,05 artinya varians data antara Pre-test dan Post-test adalah sama (homogen). Diperoleh nilai hasil thitung 3,596 dan ttabel 1,721 atau 3,596 > 1,721 maka Ho diterima dan Ha ditolak. Kesimpulannya bahwa model pembelajaran Probing Prompting efektif terhadap hasil belajar siswa. Berdasarkan hasil penelitian ini saran yang dapat disampaikan adalah supaya model pembelajaran Probing Prompting dapat digunakan sebagai salah satu alternatif guru dalam mengajar. 
Institution Info

Universitas PGRI Semarang