Abstract :
Paprika (Capsicum annuum var. grossum) merupakan salah satu komoditi sayuran
yang memiliki nilai ekonomi tinggi sehingga berpotensi untuk dikembangkan
dengan meningkatkan produksi buahnya. Tingginya tingkat permintaan paprika
belum sebanding dengan produksi paprika di pertanian. Hal ini disebabkan oleh
masih kurangnya usaha yang dilakukan oleh petani, karena pengelolaannya
tergolong sulit jika dibandingkan dengan cara pengelolaan cabai lain pada
umumnya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh fortifikasi probiotik
EM4 dan Sukses Tani (ST) terhadap diameter buah dan jumlah cabang produktif
paprika (Capsicum annuum var. grossum) dalam sistem bioflok akuaponik.
Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) sebanyak 3 taraf
perlakuan dengan 3 kali ulangan. Pada perlakuan P0: tanpa penambahan
mikroorganisme (sebagai kontrol), P1: Penambahan fortifikasi probiotik EM4, P2
: Penambahan fortifikasi probiotik St. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis
menggunakan uji ANOVA (Analysis Of Variances) dengan tingkat kepercayaan
95% dan dilanjutkan dengan uji lanjut BNT. Hasil penelitian yang diperoleh pada
data diameter buah paprika menunjukan hasil tertinggi terdapat pada perlakuan
fortifikasi probiotik ST (P2) yaitu dengan rata-rata 42,18 gr sedangkan pada data
jumlah cabang produktif menunjukan hasil terbaik pada perlakuan fortifikasi
probiotik ST (P2) yaitu 5,33. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa
fortifikasi probiotik ST berpengaruh terhadap diameter buah dan jumlah cabang
produktif paprika
Kata Kunci : Fortifikasi Probiotik, Diameter Buah, Jumlah Cabang Produktif,
Paprika.