DETAIL DOCUMENT
PENGARUH CIRCUIT TRAINING TERHADAP KEKUATAN FISIK PADA ATLET SEKOLAH SEPAK BOLA (SSB) PERSISAC SEMARANG
Total View This Week0
Institusion
Universitas PGRI Semarang
Author
Fitriadi, Umar
Subject
L Education (General) 
Datestamp
2024-10-25 01:45:29 
Abstract :
Umar Fitriadi. NPM. 17230002. ?Pengaruh Circuit Training Terhadap Kekuatan Fisik Pada Atlet Sekolah Sepakbola (SSB) Persisac Semarang?. Skripsi Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Keolahragaan. Universitas PGRI Semarang. 2021. Pembimbing I Galih Dwi Pradipta S.Pd,M.Or. dan pembiming II Yulia Ratimiasih, S.Pd., M.Pd. Circuit Training merupakan bentuk latihan yang didalamnya terdapat berbagai gerakan yang dilakukan secara bersama sama dan berkesinambungan dan dibatasi oleh istirahat pada setiap pertukaran bentuk latihan dengan adanya latihan sirkuit akan banyak peralihan peralihan yang positif pada keahlian dasar dan juga memulihkan secara sekaligus kesegaran fisik, kemampuan otot, ketahanan, ketangkasan dan keluwesan tubuh. Kekuatan perlu di perhatikan khusus dari pelatih agar prestasi SSB (Sekolah Sepak bola) Persisac Semarang tidak menurun. Penelitian digunakan dalam penelitian ini adalah ?One-Groups Pretest- Posttest Design?. Sample dalam penelitian ini atlet sepakbola SSB Persisac Semarang. Teknik pengambilan sampel ini adalah purposive sampling 15 pemain. Pengambilan data menggunakan instrumen yang sudah pernah di gunakan, dengan adanya pre-test dan post test. Berdasarkan hasil uji t diperoleh nilai t hitung (31,281) > t tabel (1,761), dan nilai p < dari 0,05. Hasil tersebut diartikan Ho diterima, sehingga hipotesisnya menyatakan ada pengaruh latihan Circuit Training terhadap peningkatan kekuatan fisik siswa sekolah sepakbola di SSB Persisac Semarang. Berdasarkan hasil tersebut diartikan bahwa latihan Circuit Training menjadi salah satu latihan yang cukup efektif untuk meningkatkan kondisi fisik. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh signifikan pada pemberian latihan Circuit Training terhadap peningkatan kekuatan fisik siswa sekolah sepakbola di SSB Persisac Semarang. Penelitian ini dapat dijadikan sebagai salah satu tolak ukur dalam menyusun program latihan khususnya tentang materi untuk meningkatkan kondisi fisik sepakbola. Bagi penelitian yang akan datang perlu menambah variabel penelitian yang terkait dengan kesehatan, atlet tidak hanya terbatas pada satu kelompok, melakukan pengontrolan gizi, kesehatan dan aktivitas fisik di luar jam latihan circuit training. Kata kunci : Circuit Training, Sepakbola, Kekuatan 
Institution Info

Universitas PGRI Semarang