DETAIL DOCUMENT
ANALISIS KESULITAN BELAJAR SISWA KELAS 4 SD NEGERI 1 PURWOHARJO COMAL PADA MASA PEMBELAJARAN DARING
Total View This Week0
Institusion
Universitas PGRI Semarang
Author
ULYA, MEILYANA ASNI
Subject
L Education (General) 
Datestamp
2024-10-25 01:47:58 
Abstract :
Ulya, Meilyana Asni. 2021. ?Analisis Kesulitan Belajar Siswa Kelas IV SD Negeri 01 Purwoharjo Pada Masa Pembelajaran Daring?. Skripsi. Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas PGRI Semarang. Pembimbing M. Yusuf Setia W. S.Pd., M.Pd. Dan Prasena Arisyanto. S.Pd., M.Pd. 187 halaman. Kata Kunci : kesulitan belajar, pembelajaran daring Pembelajaran daring pada masa pandemi covid-19 yang dilakukan pada kelas IV SD Negeri 01 Purwoharjo mengalami beberapa kesulitan pada proses pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah: 1) Mengeathui bagaimana proses pembelajaran daring di SD N 01 Purwoharjo Comal. 2) menganalisis kesuilitan belajar siswa kelas 4 SD N 01 Purwoharjo comal pada masa pembelajaran daring. 3) Mengidentifikasi cara mengatasi kesulitan belajar SD N 01 Purwoharjo Comal. Metode penelitian ini adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Lokasi penelitian dilaksanakan di SD Negeri 01 Purwoharjo Comal. Subjek penelitian ini meliputi siswa kelas IV, guru pengampu kelas IV, orang tua / wali murid kelas IV, dan kepala sekolah. Validitas data dilakukan dengan cara triangulasi data untuk membuktikan keabsahan data yang diperoleh. Teknik analisis data dilakukan dengan tahap pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan pengambilan kesimpulan. Konsep yang digunakan untuk menganalisis hasil penelitian adalah konsep kesulitan belajar. Hasil penelitian menunjukan bahwa proses pembelajaran daring yang dilakukan mengalami permasalahan pada beberapa hal seperti: 1.) Kurangnya pendampingan orang tua. 2.) Keterbatasan perangkat pembelajaran khusunya gawai dan internet. 3.) Materi pembelajaran yang tidka mudah dipahami. 4.) Suasana belajar daring yang membosankan. Adapun cara untuk mengatasi kesulitan ditempuh melalui: 1.) Adanya kolaborasi antar orang tua dengan guru untuk saling mengingatkan materi maupun tugas pembelajaran. 2.) Orang tua yang mampu secara ekonomi memasukan anaknya kedalam lembaga bimbingan belajar atau mengundang guru les privat. 3.) Guru memberikan toleransi dan disepensasi waktu pengumpulan tugas. Saran dalam penelitian ini adalah: 1.) Pemerintah khususnya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dapat memberikan bantuan subsidi kuota secara rutin kepada guru maupun siswa. 2.) Sekolah diharapkan dapat mempertimbangkan pembelajaran tatap muka terbatas melalui kelompok belajar kecil. 3.) Guru pengampu diharapkan lebih pro aktif dalam memberikan respon pembelajaran daring. 
Institution Info

Universitas PGRI Semarang