DETAIL DOCUMENT
PENGEMBANGAN MEDIA VIDEO PEMBELAJARAN DARING MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) KELAS 2 TEMA 7 SUBTEMA 1 (KEBERSAMAAN DI RUMAH) DI SDN BEKETEL 02 KECAMATAN KAYEN KABUPATEN PATI
Total View This Week0
Institusion
Universitas PGRI Semarang
Author
LESTARINI, MELINDA
Subject
L Education (General) 
Datestamp
2024-10-25 01:59:32 
Abstract :
MELINDA LESTARINI. NPM 17120151.? Pengembangan Media Video Pembelajaran Daring Menggunakan Model Problem Based Learning (PBL) Kelas 2 Tema 7 Subtema 1 (Kebersamaan Di Rumah) Di SDN Beketel 02 Kecamatan Kayen Kabupaten Pati?. Skripsi. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas PGRI Semarang. 2021. Dosen Pembimbing I: Arfilia Wijayanti S.Pd., M.Pd. Dosen Pembimbing II: M.Yusuf Setia Wardana S.Pd., M.Pd. Latar belakang dalam penelitian ini adalah guru tidak menggunakan media dalam pembelajaran dan juga tidak menggunakan model pembelajaran, sehingga siswa kurang memahami materi dalam pembelajaran di WhatsApp group. Upaya untuk memecahkan permasalahan tersebut salah satunya dengan menggunakan media video daring menngunakan model Problem Based Learning (PBL). Rumusan Masalah dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimanakah pengembangan video pembelajaran daring menggunakan model Problem Based Learning (PBL) kelas 2 tema 7 subtema 1 (kebersamaan di rumah) di SDN Beketel 02 Kecamatan Kayen Kabupaten Pati yang valid ?. (2) Bagaimanakah pengembangan video pembelajaran daring menggunakan model Problem Based Learning (PBL) kelas 2 tema 7 subtema 1 (kebersamaan di rumah) di SDN Beketel 02 Kecamatan Kayen Kabupaten Pati yang praktis dan berdaya guna ?. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui valid serta praktis dan berdaya guna video daring menggunakan model Problem Based Learning (PBL). Penelitian ini dilaksanakan di SDN Beketel 02, Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati. Jenis penelitian pengembangan (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation) dengan lima tahap penelitian yaitu tahap analisis, tahap desain, tahap pengembangan, tahap implementasi, dan tahap evaluasi. Berdasarkan analisis yang dilakukan , diperoleh hasil rata-rata penilaian yang diperoleh dari ahli media sebesar 89% dengan kriteria ?Baik Sekali?, dan hasil rata-rata penilaian yang diperoleh dari ahli materi sebesar 95%. Berdasarkan hasil tersebut, dapat diketahui bahwa media video daring menggunakan model Problem Based Learning (PBL), valid digunakan di kelas dua Sekolah Dasar. Hasil rata- rata tanggapan siswa terhadap media video daring menggunakan model Problem Based Learning (PBL) sebesar 100% dan hasil tanggapan guru terhadap media video daring menggunakan model Problem Based Learning (PBL) sebesar 95%. Berdasarkan hasil tersebut, dapat diketahui bahwa, media video daring menggunakan model Problem Based Learning (PBL) pada tema 7 subtema 1 praktis dan berdaya guna di kelas dua Sekolah Dasar. Berdasarkan hasil penelitian ini saran yang dapat disampaikan adalah supaya media video daring menggunakan model Problem Based Learning (PBL) dapat digunakan sebagai salah satu alternatif guru dalam mengajar. 
Institution Info

Universitas PGRI Semarang