DETAIL DOCUMENT
PERAN GURU BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM MEMBENTUK KEDISIPLINAN SISWA PASCA PANDEMI DI SMA NEGERI 3 PATI
Total View This Week0
Institusion
Universitas PGRI Semarang
Author
MEIYUSI, ADE KUMBIASTRI
Subject
L Education (General) 
Datestamp
2024-01-15 02:59:33 
Abstract :
ADE KUMBIASTRI MEIYUSI. 19110072. ?Peran Guru Bimbingan dan Konseling Dalam Membentuk Kedisiplinan Pasca Pandemi di SMA Negeri 3 Pati?. Skripsi. Bimbingan dan Konseling. Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas PGRI Semarang. 2023. Dosen Pembimbing I Siti Fitriana, S.Pd. M.Pd. Kons . Dosen Pemimbing II Farikha Wahyu Lestari, S.Pd. M.Pd. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya pandemi covid-19 yang memunculkan berbagai permasalahan khususnya kedisiplinan yanga ada di sekolah yang mengalami penurunan dan berakibat pula pada kedisiplinan siswa setelah adanya pandemi dan diberlakukan sekolah jarak jauh. Permasalahan yang diungkap dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana peran guru bimbingan dan konseling dalam membentuk kedisiplinan siswa setelah adanya pandemi di SMA Negeri 3 Pati. Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah mengetahui bagaimana peran guru bimbingan dan konseling dalam membentuk kedisiplinan siswa pasca pandemi. Apakah peran guru bimbingan dan konseling tersebut muncul dalam pembentukan kedisiplinan siswa pasca pandemi atau bahkan tidak muncul peran guru bimbingan dan konseling tersebut. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Responden dalam penelitian ini adalah guru bimbingan dan konseling di SMA Negeri 3 Pati sebanyak 3 guru dan 3 siswa. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil analisis data penelitian menunjukan bahwa peran guru bimbingan dan konseling dengan guru bimbingan dan konseling lainnya berbeda- beda, secara keseluruhan peran guru bimbingan dan konseling yaitu motivator, director, inisiator, fasilitator, mediator, dan evaluator. Subjek yang mampu memberikan perannya sebagai guru bimbingan dan konseling dengan baik akan mampu menunjukan perilaku yang positif dalam proses pembentukan kedisiplinan sedangkan subjek yang belum mampu memberikan perannya sebagai bimbingan dan konseling menunjukan perilaku dalam proses pembentukan kedisiplinan siswa yang negatif. Saran yang dapat peneliti sampaikan hendaknya guru bimbingan dan konseling maupun siswa lebih sering melakukan komunikasi agar terjalin kedekatan sehingga mampu membentuk kedisiplinan siswa di sekolah. Kata Kunci: Kedisiplinan, Pasca Pandemi, Peran Guru BK 
Institution Info

Universitas PGRI Semarang