DETAIL DOCUMENT
PENGARUH KONSENTRASI GARAM DAN LAMA PERENDAMAN TERHADAP KARAKTERISTIK IKAN BELANAK (Mugil cephalus) ASIN DENGAN METODE PENGGARAMAN KERING
Total View This Week0
Institusion
Universitas PGRI Semarang
Author
Hasanah, Nadlifatul
Subject
L Education (General) 
Datestamp
2024-10-25 06:48:28 
Abstract :
Ikan belanak (Mugil cephalus) merupakan famili mugilidae yang tersebar di wilayah perairan tambak, sungai, maupun perairan pantai. Penggaraman merupakan suatu rangkaian kegiatan yang bertujuan untuk lebih tahan lama saat di simpan di suhu ruang. Garam yang digunakan adalah garam dapur (NaCl), baik berupa larutan maupun kristal. Penggaraman kering (dry salting) merupakan metode penggaraman kering menggunakan kristal garam yang dicampurkan dengan ikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi garam yang ditambahkan dan lama perendaman terhadap karakteristik ikan belanak. Pembuatan ikan belanak asin meliputi penimbangan, pembersihan sisik, pembelahan ikan, pencucian dan pembuangan isi ikan, Penggaraman kering (konsentrasi 10%, 15%, 20%) dari bobot ikan dan lama perendaman selama (12 jam, 18 jam, 20 jam), penjemuran selama 4 hari. Analisis kimia meliputi kadar air, kadar abu, kadar lemak, kadar protein, dan derajat keasaman (pH). Analisis fisik meliputi susut bobot. Uji sensoris dengan metode deskriptif dan hedonik. Hasil penelitian menunjukkan penurunan terhadap kadar air pada perlakuan lama perendaman 24 jam dengan kadar garam 20%, menaikkan kadar abu pada perlakuan lama perendaman 18 jam dengan kadar garam 20%, menurunkan kadar lemak pada perlakuan lama perendaman 24 jam dengan kadar garam 20%, menaikkan protein dan pH, menurunkan susut bobot. Uji sensoris panelis lebih menyukai ikan belanak asin pada perlakuan lama perendaman 12 jam dengan kadar garam 10%. Kata Kunci: ikan belanak, kadar garam, lama perendaman 
Institution Info

Universitas PGRI Semarang