DETAIL DOCUMENT
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN WISATA ALAM DI KABUPATEN SEMARANG MENGGUNAKAN METODE AHP (ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS) DAN SAW (SIMPLE ADDITIVE WEIGTHING)
Total View This Week0
Institusion
Universitas PGRI Semarang
Author
ASTUTI, FUJI
Subject
L Education (General) 
Datestamp
2024-11-05 01:56:21 
Abstract :
Kabupaten Semarang adalah salah satu provinsi yang memiliki banyak objek wisata. Objek wisata yang ada di Kabupaten Semarang dibagi 4 jenis, yakni wisata alam, wisata buatan, wisata minat khusus, dan wisata budaya. Wisata alam yang ada di Kabupaten Semarang antara lain Air Terjun Curug Lawe, Air Terjun Semirang, Gumuk Reco Sepakung, Curug Tujuh Bidadari, Lereng Kelir, Wana Wisata Penggaron. Kendala seorang pengunjung yang akan memilih objek wisata alam yang sesuai dengan kreteria, sehingga pengunjung dapat merasa nyaman dengan liburan mereka. Permasalah pengambil keputusan untuk menentukan tujuan pengunjung tersebut dapat diselesaikan dengan menggunakan sistem pendukung keputusan. Sesuai permasalan tersebut, dalam penelitian ini membuat Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Wisata Alam di Kabupaten Semarang menggunakan Metode AHP (Analytical Hierarchy Process) dan SAW (Simple Additive Weigthing). Tujuan adanya sistem pendukung keputusan untuk memilih wisata alam yang dapat membantu pengunjung dalam memilih wisata alam terbaik yang telah disediakan. Hasil perangkingan wisata alam menggunakan metode AHP (Analytical Hierarchy Process) dan SAW (Simple Additive Weigthing) secara berturut turut adalah Gumuk Reco Sepakung, Air Terjun Semirang, Curug Tujuh Bidadari, Lereng Kelir, Air Terjun Curug Lawe dan Wana Wisata Penggaron. Pada pembuatan Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Wisata ini dilakukan tiga pengujian. Pengujian yang pertama yaitu black box dengan tingkat keberhasilan 100%, dimana sistem ini sudah sesuai yang diharapkan. Pengujian kedua yaitu white box menghasilkan presentase 100% dengan kompleksitas yang dihasilkan adalah 2 yang menunjukan sudah memenuhi kriteria rekayasa perangkat lunak. Pengujian ketiga yaitu user acceptance test menghasilkan presentase rata-rata 83%. Dengan hasil pengujian sistem tersebut menunjukan bahwa sistem layak digunakan. Kata Kunci : Wisata Alam, Sistem Pendukung Keputusan, AHP, SAW 
Institution Info

Universitas PGRI Semarang