Abstract :
Tingginya tingkat pertumbuhan penduduk mengakibatkan semakin banyaknya
masyarakat yang menghasilkan sampah dari kebutuhan setiap harinya. Baik sampah
anorganik maupun medis. Tujuan penelitian untuk merancang bangun model alat
Incinerator berskala kecil. Dan untuk mengetahui mekanisme alat Incinerator dalam
mengurangi limbah anorganik maupun medis pada saat proses pembakaran sampah.
Fokus penelitian ini adalah pada pembuatan insinerator dengan sistem pembakaran
yang menggunakan gas LPG untuk alat pembakar sampah dan limbah yang dituju
adalah limbah anorganik dan medis. hasil pengujian dan penelitian yang telah
dilakukan untuk membandingkan antara pembakaran sampah menggunakan
blander bakar Red Ant dan blander bakar Nankai, dapat diketahui dari masing ?
masing merk mempunyai kelemahan dan kelebihan, dari segi kualitas blander bakar
dan harga lebih baik serta lebih mahal blander bakar Red Ant karena dapat
mencapai suhu diatas 300ºC sedangkan untuk blander bakar Nankai hanya
mencapai 296ºC dalam waktu yang sama 0 ? 20menit. Untuk blander bakar Nankai
harga lebih murah dan lebih menghemat biaya dalam proses pembakaran karena
untuk sekali proses pembakaran dengan sampah anorganik dan medis, dengan
bahan bakar gas LPG 3 kg belum habis, tetapi blander bakar Red Ant
menghabiskan bahan bakar gas LPG 3 kg untuk sekali proses pembakaran sampah
anorganik dan medis. Dari hasil percobaan pembakaran dengan blander bakar Red
Ant didapat suhu maksimal 302°C dan sedikit meninggalkan arang daripada
menggunakan blander bakar Nankai yang didapat suhu maksimal 296°C masih
meninggalkan lebih banyak arang.
Kata kunci : sampah medis, sampah anorganik, blander bakar, gas lpg