DETAIL DOCUMENT
PENANAMAN NILAI KARAKTER JUJUR MELALUI PERMAINAN TRADISIONAL CONGKLAK DI SEKOLAH DASAR
Total View This Week0
Institusion
Universitas PGRI Semarang
Author
NINGSIH, DWI KURNIA
Subject
L Education (General) 
Datestamp
2024-11-05 02:51:03 
Abstract :
DWI KURNIA NINGSIH. NPM 15120062. ?Penanaman Nilai Karakter Jujur Melalui Permainan Tradisional Congklak di Sekolah Dasar?. Skripsi. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Semarang. Universitas PGRI Semarang. Pembimbing I Ari Widyaningrum, S.Pd.,M.Pd, Pembimbing II Asep Ardiyanto, S.Pd., M.Or. 2019. Latar Belakang yang mendorong penelitian ini adalah penanaman nilai karakter jujur melalui permainan tradisionalcongklak di Sekolah Dasar Negeri Slungkep 03 yang disisipkan dalam pembelajaran kurikulum 2013 akan sangat menyenangkan dan menarik apabila anak mengerti dan memahami artinya yang diajarkan oleh guru. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana penanaman nilai karakter jujur melalui permainan tradisional congklak di sekolah dasar. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mendapatkan gambaran, informasi, dan pengetahuan yang akurat tentang penanaman karakter jujur melalui permainan tradisional. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif, menggunakan metode observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas rendah dan kelas tinggi yaitu, siswa kelas III dan Kelas V SDN Slungkep 03. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penanaman nilai karakter jujur melalui permainan tradisional congklak di sekolah dasar dapat dilihat dari tiga aspek yaitu pengetahuan yang baik (moral knowing), perasaan yang baik (loving good/moral feeling), perilaku yang baik (moral action). Adapun deskripsi dari ketiganya dapat dilihat dari cara anak membagi kecik secara tepat dan adil, perasaan yang baik (loving good/moral feeling) dapat dilihat melalui cara siswa mengatur strategi untuk menang ketika bermain congklak, dan yang terakhir perilaku baik (moral action) dapat dilihat melalui siswa tidak bermain secara curang atau dapat dikatakan siswa bermain secara jujur. Pada penelitian ini,peneliti memberi saran untuk guru dimana peran guru sangatlah penting dalam penanaman karakter jujur bagi siswa, oleh sebab itu guru harus mencontohkan karakter yang baik untuk siswanya, selain itu guru juga harus lebih efektif dalam penerapan karakter untuk siswa baik melalui permainan tradisional maupun dengan memberi contoh nyata dalam kehidupan. Sehingga siswa akan dengan sendirinyamemiliki karakter yang baik melalui penanaman karakter maupun mencontoh guru. Selain itu peran orang tua sangatlah penting untuk penanaman karakter untuk siswa karena orang tualah yang menjadi pembimbing saat siswa berada di rumah, selayaknya orang tua lebih memperhatikan anaknya dari segi karakter bukan hanya untuk kesenangan anak saja. 
Institution Info

Universitas PGRI Semarang