Abstract :
Perubahan paradigma proses pembelajaran, dimana proses pembelajaran harus
berorientasi pada siswa belajar aktif. Pembelajar harus memberikan kesempatan
kepada siswa. Hal ini diperlukan pembelajaran yang efektif yaitu menggunakan
digital learning. Dimana dalam pembelajaran ini dapat dilakukan dimana saja serta
siswa dituntut lebih aktif, sedangkan guru hanya sebagai fasilitator. Penelitian ini
bertujuan untuk mengkaji efektifitas digital learning terintegrasi kearifan lokal
terhadap keterampilan literasi sains siswa di SMAN 7 Semarang pada pokok
bahasan gerak lurus. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi
experimental design dengan menggunakan metode One-Group pretest posttest.
Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X MIPA SMAN 7
Semarang, dengan sampel kelas X MIPA 1 sebagai kelas eksperimen. Hasil
penelitian yang diperoleh bahwa terdapat perbedaan hasil uji pre-test dan post-tes,
dimana adanya peningkatan hasil belajar siswa setelah diberikan treatment kelas
eksperimen yang menggunakan digital learning terintegrasi kearifan lokal terhadap
keterampilan literasi sains.
Kata kunci:Digital Learning, Kearifan Lokal, Literasi Sains