DETAIL DOCUMENT
PEMANFAATAN ECENG GONDOK DAN POLYLACTIC ACID (PLA) RECYCLE SEBAGAI BAHAN FILAMEN 3D PRINTER
Total View This Week0
Institusion
Universitas PGRI Semarang
Author
HARDANINGSIH, SA’IDAH
Subject
L Education (General) 
Datestamp
2024-11-05 03:39:34 
Abstract :
Eceng gondok memiliki ciri khusus, habitat, dan fungsi dalam kehidupan. Eceng Gondok adalah jenis tumbuhan yang hidup dengan cara mengapung di air. Tanaman dengan nama ilmiah Eichhornia Crassipes ini sangat mudah ditemukan hidup di rawa-rawa atau sungai di berbagai daerah di Indonesia. Masing-masing daerah pun memiliki beberapa nama khusus untuk tanaman Eceng Gondok ini, misalnya di Lampung dinamakan Ringgak, di Dayak dinamakan Ilung-ilung, di Manado dinamakan Tumpe, dan di Palembang dinamakan Kelipuk. Tanaman Eceng Gondok dapat tumbuh dengan sangat cepat sehingga tidak membutuhkan waktu lama bagi Eceng Gondok untuk menyebar dan menutupi seluruh permukaan sungai atau rawa. Dalam waktu 7 bulan saja, 10 buah tumbuhan Eceng Gondok dapat berubah menjadi 700.000 tumbuhan. Oleh karena itu, Eceng Gondok sering dikategorikan sebagai gulma yang dapat merusak lingkungan perairan. Tumbuhan Eceng Gondok secara tidak sengaja pertama kali ditemukan pada tahun 1824 oleh Carl Friedrich Philipp Von Martius, seorang ahli Botani berkebangsaan Jerman saat dirinya sedang melakukan ekspedisi di Sungai Amazon, Brazil. Pemanfaatan dan permintaan filamen 3D Printer saat ini sedang meningkat secara signifikan. Sementara itu, filamen 3D Printer komersial yang tersedia di pasaran bahannya mahal, dan masih impor dari luar negeri. Untuk itu, peneliti mencari bahan lain yang mudah didapat dan melimpah sebagai bahan filamen yaitu menggunakan campuran plastic jenis PLA dan eceng gondok. Penelitian ini berfokus pada pengembangan dan pemanfaatan eceng gondok sebagai bahan baku untuk filamen 3D Printer. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan filamen 3D Printer yang terbuat dari campuran plastic jenis Polylactic Acid (PLA) dan eceng gondok. Kata kunci: Eceng gondok, polylactic acid, Filamen, 3D Printer 
Institution Info

Universitas PGRI Semarang