Abstract :
Penelian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh financial technology,
inklusi keuangan, dan pendampingan pemerintah terhadap perkembangan UMKM di
Kabupaten Grobogan menggunakan literasi keuangan sebagai mediasi. Sampel
penelitian ini merupakan para pelaku UMKM di Kabupaten Grobogan. Penelitian ini
menggunakan metode kuantitatif. Metode pengumpulan data menggunakan teknik
non-probability sampling dengan menggunakan kuesioner dan wawancara atau
berupa data primer dan data sekunder. Jumlah populasi dalam penelitian ini sebesar
2.068 UMKM yang terdaftar di Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan
Menengah Provinsi Jawa Tengah dan diambil sampel sebanyak 335 UMKM.
Penelitian ini menggunakan metode purposive sampling dan data diolah
menggunakan Partial Least Square (PLS), yaitu software SmartPLS 3.0 .
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa financial technology berpengaruh
signifikan positif terhadap Literasi keuangan dengan P-Value 0.001, financial
technology tidak berpengaruh terhadap perkembangan UMKM dengan P-Value
0.424, Inklusi keuangan berpengaruh signifikan positif terhadap literasi keuangan
dengan P-Value 0.000, inklusi keuangan berpengaruh signifikan positif terhadap
perkembangan UMKM dengan P-Value 0.000, literasi keuangan berpengaruh
signifikan positif terhadap perkembangan UMKM sengan P-Value 0.000,
pendampingan pemerintah berpengaruh signifikan positif terhadap literasi keuangan
dengan P-Value 0.002, pendampingan pemerintah tidak berpengaruh terhadap
perkembangan UMKM dengan P-Value 0.635, financial technology berpengaruh
signifikan positif terhadap perkembangan UMKM yang dimediasi oleh literasi
keuangan dengan P-Value 0.004, inklusi keuangan berpengaruh signifikan positif
terhadap perkembangan UMKM yang dimediasi oleh literasi keuangan dengan P?Value 0.000 dan pendampingan pemerintah tidak berpengaruh terhadap
perkembangan UMKM yang sudah dimediasi oleh literasi keuangan dengan P-Value
0.011.
Kata Kunci: Financial Technology, Inklusi Keuangan, Pendampingan
Pemerintah, Literasi keuangan, Perkembangan UMKM