DETAIL DOCUMENT
KOHESI PADA KARANGAN TEKS CERPEN PESERTA DIDIK KELAS XI SMK PELITA NUSANTARA 2 SEMARANG TAHUN PELAJARAN 2018/2019
Total View This Week0
Institusion
Universitas PGRI Semarang
Author
OKTARINA, SESHA EKA
Subject
L Education (General) 
Datestamp
2024-11-05 04:20:08 
Abstract :
Sesha Eka Oktarina. NPM 15410266.Kohesi pada Karangan Cerpen Peserta Didik Kelas XI SMK Pelita Nusantara 2 Semarang Tahun Pelajaran 2018/2019. Skripsi. Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni Universitas PGRI Semarang. Pembimbing I Dr. Asropah, M.Pd.,dan Pembimbing II Larasati, S.Pd., M.Pd. Kata kunci: kohesi, gramatikal, leksikal, cerpen. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan wujud penggunaan kohesi leksikal dan gramatikal pada karangan teks cerpen peserta didik kelas XI SMK Pelita Nusantara 2 Semarang Tahun Pelajaran 2018/2019. Perumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana wujud penggunaan kohesi pada karangan teks cerpen peserta didik kelas XI SMK Pelita Nusantara 2 Semarang Tahun Pelajaran 2018/2019? Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data berupa metode simak dengan teknik catat. Objek dalam penelitian ini adalah kohesi gramatikal dan leksikal dalam karangan peserta didik kelas XI SMK Pelita Nusantara 2 Semarang tahun pelajaran 2018/2019 yang terdiri dari 235 peserta didik. Sumber data dalam penelitian ini berupa cerita pendek yang ditulis oleh peserta didik kelas XI SMK Pelita Nusantara 2. Adapun data penelitian ini berupa kalimat-kalimat yang di dalamnya terdapat penggunaan kohesi gramatikal dan kohesi leksikal. Metode dan teknik analisis data menggunakan metode agih dengan teknik dasar BUL (Bagi Unsur Langsung) dengan teknik lanjutan lesap, ganti, dan sisip. Selanjutnyadata yang telah dianalisis akan disajikan dalam bentuk metode penyajian informal. Hasil dari analisis menunjukan terdapat wujud penggunaan kohesi gramatikal pada tulisan peserta didik meliputi: (1) pengacuan (referensi), (2) penyulihan (substitusi), (3) pelesapan (elipsis), dan (4) perangkaian (konjungsi). Pada kohesi leksikal terdapat penggunaan dalam bentuk (1) reptetisi, (2) sinonimi (3) antonimi, (4) kolokasi, (5) hiponimi, dan (6) ekuivalensi. Penggunaan kohesi gramatikal lebih dominan daripada penggunaan kohesi leksikal karena aspek gramatikal yang lebih sering digunakan. Saran yang dapat penulis sampaikan adalah guru hendaknya mengajarkan pembelajaran menulis teks disertai evaluasi dengan memperhatikan kaidah kebahasaan, selain itu hendaknya guru mengajarkan dan memperkenalkan kohesi gramatikal dan kohesi leksikal khususnya dalam pembelajaran menulis teks cerpen. Bagi peserta didik hendaknya selalu memperhatikan materi pembelajaran yang disampaikan oleh guru dengan baik, dan peserta didik dapat mengembangkan hasil tulisan dengan tetap memperhatikan kepaduan cerita serta kaidah penulisan bahasa yang baik dan benar. 
Institution Info

Universitas PGRI Semarang