DETAIL DOCUMENT
ALIH KODE DAN CAMPUR KODE DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI KELAS VII MTs NU 06 SUNAN ABINAWA PEGANDON KENDAL TAHUN PELAJARAN 2018/2019
Total View This Week0
Institusion
Universitas PGRI Semarang
Author
SEPTIYANINGRUM, EKA PUTRI
Subject
L Education (General) 
Datestamp
2024-11-05 04:52:31 
Abstract :
Eka Putri Septiyaningrum. 15410200. Alih Kode dan Campur Kode dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di Kelas VII MTs NU 06 Sunan Abinawa Pegandon Kendal Tahun Pelajaran 2018/2019. Skripsi. Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni. Universitas PGRI Semarang. Pembimbing I Eva Ardiana Indrariani, S.S., M.Hum. dan Pembimbing II Rawinda Fitrotul Mualafina, S.S., M.A. Agustus 2019. Kata kunci: alih kode, campur kode, pembelajaran bahasa Indonesia Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya penggunaan alih kode dan campur kode dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Padahal semestinya dalam pembelajaran di kelas yang merupakan situasi formal digunakan bahasa Indonesia. Namun, tidak dapat dipungkiri jika adanya peralihan dan percampuran kode tetap dilakukan bahkan membuat siswa lebih memahami pembelajaran. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah 1) bagaimanakah wujud alih kode dan campur kode dalam pembelajaran bahasa Indonesia kelas VII MTs NU 06 Sunan Abinawa Pegandon Kendal tahun pelajaran 2018/2019? dan 2) apakah faktor yang mempengaruhi terjadinya alih kode dan campur kode dalam pembelajaran bahasa Indonesia kelas VII MTs NU 06 Sunan Abinawa Pegandon Kendal tahun pelajaran 2018/2019?. Adapun tujuan dalam penelitian ini, yaitu 1) mendeskripsikan wujud campur kode dan alih kode dalam pembelajaran bahasa Indonesia kelas VII MTs NU 06 Sunan Abinawa Pegandon Kendal tahun pelajaran 2018/2019 dan 2) mendeskripsikan faktor yang mempengaruhi terjadinya campur kode dan alih kode dalam pembelajaran bahasa Indonesia kelas VII MTs NU 06 Sunan Abinawa Pegandon Kendal tahun pelajaran 2018/2019. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Penyediaan data dalam penelitian ini menggunakan metode simak dan metode cakap. Metode simak menggunakan teknik dasar dan lanjutan, yaitu teknik sadap dan teknik simak bebas libat cakap (SLBC). Dalam menunjang proses penelitian, teknik simak bebas libat cakap diikuti dengan teknik rekam dan dilanjutkan dengan teknik catat. Metode cakap digunakan untuk mendapatkan data selengkap- lengkapnya dan mengetahui faktor yang melatarbelakangi penggunaan alih kode dan campur kode. Adapun teknik yang digunakan dalam metode cakap berupa teknik cakap semuka dan teknik catat, dilanjutkan dengan teknik rekam dan catat. Metode dan teknik analisis data pada penelitian ini adalah metode padan dan metode agih beserta teknik lanjutannya. Penyajian hasil analisis data penelitian ini menggunakan metode penyajian informal. Berdasarkan hasil analisis ditemukan wujud alih kode dalam pembelajaran bahasa Indonesia di kelas VII MTs NU 06 Sunan Abinawa Pegandon Kendal tahun pelajaran 2018/2019, yaitu: a) alih kode intern, yaitu alih kode dari bahasa Indonesia ke bahasa Jawa dan alih kode antar ragam dalam bahasa Jawa; dan b) alih kode ekstern, yaitu alih kode dari bahasa Indonesia ke bahasa Arab dan alih kode dari bahasa Indonesia ke bahasa Inggris. Adapun wujud campur kode dalam pembelajaran bahasa Indonesia di kelas VII MTs NU 06 Sunan Abinawa ix Pegandon Kendal, yaitu: a) campur kode ke luar dari bahasa Indonesia ke bahasa Inggris; b) campur kode ke dalam dari bahasa Indonesia ke bahasa Jawa; c) campur kode tataran kata dasar dan kata ulang; dan d) campur kode tataran frasa. Faktor yang melatarbelakngi terjadinya alih kode dalam pembelajaran bahasa Indonesia di kelas VII MTs NU 06 Sunan Abinawa Pegandon Kendal tahun pelajaran 2018/2019, yaitu: a) penutur; b) mitra tutur; c) hadirnya orang ketiga; d) perubahan topik pembicaraan; e) penegasan maksud tuturan sebelumnya; dan f) kemampuan bahasa yang dimiliki peserta tutur. Adapun faktor yang melatarbelakangi terjadinya campur kode dalam pembelajaran bahasa Indonesia di kelas VII MTs NU 06 Sunan Abinawa Pegandon Kendal, yaitu: a) keterbatasan kode; b) penggunaan istilah populer; dan c) memunculkan wibawa. 
Institution Info

Universitas PGRI Semarang