DETAIL DOCUMENT
PENGARUH LATIHAN HOLLOW SPRINT TERHADAP PENINGKATAN LARI SPRINT 100 METER PADA SISWA EKSTRAKURIKULER SMA NUSA BHAKTI SEMARANG
Total View This Week0
Institusion
Universitas PGRI Semarang
Author
Aqdi, Ahlul Halli
Subject
L Education (General) 
Datestamp
2024-11-05 06:26:35 
Abstract :
Ahlul Halli Aqdi ?Pengaruh Latihan Hollow Sprint Terhadap Peningkatan Lari Sprint 100 Meter Pada Siswa Ekstrakurikuler SMA Nusa Bhakti Semarang. Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Keolahragaan. Universitas PGRI Semarang, 2019. Danang Aji Setyawan, S.Pd.,M.Pd dan Yulia Ratimiasih, S.Pd., M.Pd. Latar belakang permasalahan dalam penelitian ini adalah kurangnya variasi latihan yang dilakukan dalam proses latihan lari sprint 100 meter disebabkan oleh menurunnya motivasi siswa dalam berlatih. Hal tersebut juga yang menjadi factor menurunnya kemampuan lari 100 meter siswa peserta ekstrakurikuler atletik SMA Nusa Bhakti Semarang sehingga diperlukan metode latihan untuk meningkatkan kemampuan lari sprint 100 meter. Tujuan penelitian ini adalah penelitian untuk mengetahui pengaruh metode latihan hollow sprint terhadap peningkatan kemampuan lari sprint 100 meter. Desain yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan Pre- Experimental Design dengan bentuk One Group Pretest Posttest Design menggunakan 20 sampel siswa. Teknik analisis data menggunakan uji normalitas dan uji-t yang diolah dengan bantuan software SPSS. Hasil penelitian untuk mencapai tujuan penelitian, dilakukan uji hipotesis Paired Sample T-Test untuk lari sprint 100 meter dengan latihan hollow sprint, diperoleh hasil nilai Sig. (0,000) < ? (0,05) maka H0 ditolak yang berarti ada perbedaan hasil pretest dan posttest model latihan hollow sprint tehadap peningkatan kemampuan lari sprint 100 meter siswa ekstrakurikuler SMA Nusa Bhakti Semarang. Sedangkan uji hipotesis Paired Sample T-Test untuk lari sprint 100 meter dengan latihan hollow sprint, diperoleh hasil nilai Sig. (0,000) < ? (0,05) maka H0 ditolak yang berarti ada perbedaan hasil pretest dan posttest model latihan hollow sprint tehadap peningkatan kemampuan lari sprint 100 meter siswa ekstrakurikuler SMA Nusa Bhakti Semarang. Sehingga terjadi peningkatan kemampuan lari sprint 100 meter dari hasil pretest ke hasil posttest yaitu sebesar 1,66%. Sedangkan rata-rata hasil tes awal (pretest) kemampuan lari sprint 100 meter yaitu 14,19 dan hasil tes akhir (posttest) setelah diberikan latihan hollow sprint yaitu 13,95 sehingga terjadi peningkatan kemampuan lari sprint 100 meter dari hasil pretest ke hasil posttest yaitu sebesar 1,66%. Dari hasil peningkatan masing-masing latihan, dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh dalam metode latihan hollow sprint terhadap kemampuan lari 100 meter. Saran bagi peneliti selanjutnya hendak memodifikasi metode latihan untuk meningkatkan lari sprint 100 meter. Kata kunci: Lari Sprint, Hollow Sprint, Lari 100 meter 
Institution Info

Universitas PGRI Semarang