DETAIL DOCUMENT
PENINGKATAN EFFISIENSI MESIN PENDINGIN TERMOAKUSTIK YANG DIBANGKITKAN OLEH MESIN TERMOAKUSTIK DENGAN VARIASI PANJANG DUA REGENERATOR
Total View This Week0
Institusion
Universitas PGRI Semarang
Author
PRIBADI, AGUNG
Subject
TJ Mechanical engineering and machinery 
Datestamp
2024-01-15 04:38:05 
Abstract :
Penanganan polusi termal akibat panas limbah industri diperlukan untuk meminimalkan dampak panas termal yang dipancarkan terhadap lingkungan. Dalam beberapa tahun terakhir, mengubah energi tingkat rendah menjadi energi berharga seperti akustik untuk menggerakkan daya berbasis listrik telah menjadi metode yang dapat diterapkan untuk mendapatkan kembali energi panas yang terbuang. Mesin termoakustik dapat mengubah panas menjadi energi akustik, dan kemudian dengan menggunakan jenis turbin tertentu, energi akustik dapat ditransfer ke listrik. Karena jari-jari saluran sempit regenerator adalah jantung dari mesin termoakustik, makalah ini mempelajari suhu rendah yang cocok untuk mesin akustik menggunakan berbagai parameter regenerator mesin 4 tahap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jari-jari optimal saluran aliran di regenerator mesin ditemukan. Suhu pemanasan terendah adalah 503 K atau 230? C dengan total efisiensi mesin 16% dengan nilai optimum Panjang regenerator mesin dibagi Panjang lingkaran sebesar 0,21 dan Panjang regenerator pendingin dibagi Panjang lingkaran sebesar 0,15 dibandingkan dengan efisiensi Carnot. Kata kunci: Termoakustik, suhu terendah, efisiensi. 
Institution Info

Universitas PGRI Semarang