Abstract :
Penanganan polusi termal akibat panas limbah industri diperlukan untuk
meminimalkan dampak panas termal yang dipancarkan terhadap lingkungan.
Dalam beberapa tahun terakhir, mengubah energi tingkat rendah menjadi energi
berharga seperti akustik untuk menggerakkan daya berbasis listrik telah menjadi
metode yang dapat diterapkan untuk mendapatkan kembali energi panas yang
terbuang. Mesin termoakustik dapat mengubah panas menjadi energi akustik, dan
kemudian dengan menggunakan jenis turbin tertentu, energi akustik dapat
ditransfer ke listrik. Karena jari-jari saluran sempit regenerator adalah jantung dari
mesin termoakustik, makalah ini mempelajari suhu rendah yang cocok untuk mesin
akustik menggunakan berbagai parameter regenerator mesin 4 tahap. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa jari-jari optimal saluran aliran di regenerator mesin
ditemukan. Suhu pemanasan terendah adalah 503 K atau 230? C dengan total
efisiensi mesin 16% dengan nilai optimum Panjang regenerator mesin dibagi
Panjang lingkaran sebesar 0,21 dan Panjang regenerator pendingin dibagi Panjang
lingkaran sebesar 0,15 dibandingkan dengan efisiensi Carnot.
Kata kunci: Termoakustik, suhu terendah, efisiensi.