DETAIL DOCUMENT
ANALISIS KINERJA SIMPANG BERSINYAL (studi kasus Simpang Lima Tlogosari, Kota Semarang)
Total View This Week0
Institusion
Universitas PGRI Semarang
Author
SETIAWAN, M. IMRON
WULANDARI, AYUK
Subject
L Education (General) 
Datestamp
2024-11-05 07:30:41 
Abstract :
Perkembangan kota Semarang turut memberikan dampak pada perubahan dalam berbagai sistem di perkotaan termasuk di dalamnya sistem transportasi, tidak seimbangnya jumlah lalu lintas dengan lebar efektif jalan, rendahnya tingkat pelayanan, pendeknya waktu hijau akan mengakibatkan tundaan dan antrian lalu lintas pada persimpangan, dimana perkembangan ini tentu akan berpengaruh dengan peningkatan arus lalu lintas. Hal ini menimbulkan permasalahan untuk kinerja sarana prasarana jalan salah satunya simpang bersinyal. Analisis dapat menjadi langkah untuk mengatasi permasalahan ini. Sebagaimana hal tersebut, menjadikan alasan melakukan studi mengenai fase dan waktu siklus pada persimpangan bersinyal Tlogosari. Studi ini menggunakan metode pendekatan dari MKJI (Manual Kapasitas Jalan Indonesia) 1997, dengan meninjau persimpangan bersinyal Tlogosari yang meliputi Jl.Soekarno Hatta, Jl.Tlogosari, Jl.Supriyadi, dan Jl.Medoho. Perolehan data dari lapangan menunjukan, dimana merubah waktu sinyal. Fase 1 dari yang awalnya Jl. Soekarno hatta (lengan barat) 27 detik menjadi 55 detik, fase 2 Jl. Soekarno hatta (lengan timur) yang awalnya 28 detik menjadi 56 detik, fase 3 Jl. Supriyadi yang awalnya 29 detik menjadi 30 detik, fase 4 Jl. Tlogosari yang awalnya 33 detik menjadi 36 detik, fase 5 Jl. Medoho yang awalnya 28 detik menjadi 23 detik. Dengan Menambahkan waktu sinyal diharapan dapat memperbaiki tingkat pelayanan simpangdari level F (Arus yang dipaksakan atau macet pada kecepatan yang rendah. Antara panjang dan terjadi hambatan-hambatan yang besar) menjadi level C (Dalam zona arus stabil pengemudi dibatasi dalam memilih kecepatan). Puncak volume lalu lintas untuk jam sibuk terjadi pada hari senin, 5 Agustus 2019 pukul 16.45-17.00 adalah Jl. Soekarno Hatta sebesar 846 kendaraan per 15 menit, kapasitas sebesar 826.5 kendaraan per 15 menit dan nilai derajat kejenuhan sebesar 1.02. Kata Kunci : Simpang bersinyal, Kinerja simpang bersinyal, Derajat kejenuhan 

File :
m.imron.pdf
Institution Info

Universitas PGRI Semarang