DETAIL DOCUMENT
UPAYA BAWASLU DALAM MEMINIMALISIR IKP (INDEK KERAWANAN PILKADA) PADA PILKADA SERENTAK MENUJU PILKADA YANG BERSIH DI KABUPATEN KUDUS
Total View This Week0
Institusion
Universitas PGRI Semarang
Author
SETIYANI, ENGGAR
Subject
L Education (General) 
Datestamp
2024-11-05 07:31:21 
Abstract :
Enggar Setiyani. NPM. 15210006. ?Upaya Bawaslu Dalam Meminimalisir Ikp (Indek Kerawanan Pilkada) Pada Pilkada Serentak Menuju Pilkada Yang Bersih Di Kabupaten Kudus?. Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Keolahragaan Universitas PGRI Semarang tahun 2020. Latar belakang dari penelitian ini adalah berbagai dugaan praktik money politik dalam Pilkada Kudus beberapa waktu yang lalu. Selain itu berbagai unggahan ujaran kebencian (hate speech), kampanye hitam (black campaign), yang beredar luas di media sosial. Tujuan melalui Upaya yang dilakukan Bawaslu Dalam Meminimalisir IKP (Indek Kerawanan Pilkada) Pada Pilkada Serentak Menuju Pilkada Yang Bersih Di Kabupaten Kudus. Jenis penelitian yang dilakukan adalah deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian di BAWASLU Kabupaten Kudus, KPU Kabupaten Kudus, Kapolres Kabupaten Kudus. Fokus penelitiannya ?Upaya Bawaslu Dalam Meminimalisir IKP (Indek Kerawanan Pilkada) Pada Pilkada Serentak Menuju Pilkada Yang Bersih Di Kabupaten Kudus? dengan tiga indikator yaitu 1). Melakukan sosialisasi tentang larangan politik uang (money politik), ujaran kebencian (hate speech), kampanye hitam (black campaign) dan cara untuk meminimalisir Indek Kerawanan Pilkada. 2). Melaksanakan pengawasan pemilihan kepala daerah yang efektif untuk menekan Indek Kerawanan Pilkada. 3). Hambatan dan upaya Bawaslu dalam meminimalisir IKP (Indek Kerawanan Pilkada) pada pilkada serentak 2018. Metode pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yaitu dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian yang diperoleh antara lain sebagai berikut : Upaya yang dilakukan Bawaslu dalam meminimalisir IKP (Indek Kerawanan Pilkada) pada Pilkada Serentak menuju Pilkada yang bersih di Kabupaten Kudus antara lain dengan melakukan sosialisasi-sosialisasi pembentukan Desa Anti Politik di bebagai Desa yang berada di Kudus. Saran yang dapat disampaikan untuk Bawaslu adalah selalu memberikan sosialisasi kepada masyarakat secara merata, untuk KPU adalah lebih meningkatkan informasi secara maksimal kapada masyarakat secara langsung terkait pencegahan money politik, dan untuk Kapolres adalah lebih meningkatkan kinerjanya dalam hal melakukan penanggulangan tindak pidana money politik di Kabupaten Kudus. Kata kunci: BAWASLU, Indek Kerawanan Pilkada, Pilkada Serentak. 
Institution Info

Universitas PGRI Semarang