DETAIL DOCUMENT
KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS DITINJAU DARI KEMAMPUAN MEMECAHKAN MASALAH SISWA KELAS IV SDN 01 TLOGOWUNGU PATI SEMESTER GASAL 2018 / 2019 KOTA PATI
Total View This Week0
Institusion
Universitas PGRI Semarang
Author
NOFAIDAH, ERIN
Subject
L Education (General) 
Datestamp
2024-11-05 07:47:48 
Abstract :
ErinNofaidahNPM 15120122. ?Kemampuan Penalaran Matematis Ditinjau dari Kemampuan Memecahkan Masalah Siswa Kelas IV SD N 01 Tlogowungu Pati Semester Gasal 2018 / 2019 Kota Pati?. Skripsi. Pembimbing I: Eka Sari Setianingsih, S.Pd., M.Pd.,Pembimbing II: Joko Sulianto, S.Pd., M.Pd. Semarang: Fakultas Ilmu Pendidikan. Juli 2019. Penelitian ini dilatar belakangi oleh pembelajaran matematika adalah pembelajaran yang tidak digemari untuk saat ini. Hasil nilai matematika yang diperoleh saat ini hampir semua siswa mendapatkan nilai tidak memuaskan. Kemampuan siswa dalam penalaran dan memecahkan masalah matematika kelas IV ini hanya 55% bisa mengikuti dan hanya ada beberapa siswa yang tidak mengalami kendala dalam menalar masalah matematika. Fokus Penelitian ini adalah: 1) Pembelajaran Matematika pada aspek kemampuan penalaran matematis di tinjau dari kemampuan pemecahan mahasiswa kelas IV SDN 01 Tlogowungu Kota Pati. 2) Klasifikasi tentang aspek kemampuan memecahkan masalah siswa kelas IV SD N 01 Tlogowungu. Tujuan penelitian ini adalah: 1) Mendiskripsikan tentang proses pembelajaran pada aspek kemampuan penalaran matematis ditinjau dari kemampuan pemecahan siswa kelas IV SD N 01 Tlogowungu semester gasal 2018/2019 Kota Pati. 2) Mendiskripsikan tentang klasifikasi kemampuan penalaran matematis ditinjau dari kemampuan memecahkan masalah siswa kelas IV SD N 01 Tlogowungu semester gasal 2018/2019 Kota Pati. Metode yang digunakan pada penelitianiniadalahmetodekualitatifdeskriptif.Lokasipeneilian di SDN 01 Tlogowungu Kota Pati.Pengumpulan data dalampenelitianinimelaluiwawancara, observasidokumentasisertatesmengenaipenalaran. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa hasil wawancara diperoleh bahwa guru memanfaatkan metode pembelajaran agar siswa dapat mempunyai penalaran yang tinggi dengan menerapkan metode pembelajaran problem solving. Dengan ini siswa jadi berminat dalam pembelajaran sehingga mampu mengaitkan dengan daya nalar dan mampu memecahkan masalah dengan baik.Hasil angket penalaran siswa diperoleh persentase 79,4 termasuk kategori cukup. Siswa mempunyai angket penalaran yang cukup. Sedangkan hasil nilai siswa kemampuan penalaran matematisdipetoleh data rata-rata 87,733. Terdapat 26 siswa yang tuntas dalam pembelajaran matematis dari 4 siswa yang tidak tuntas.Presentase ketuntasan belajar klasikal diperoleh 87% (26 dari 30 siswa) yang tuntas belajar dengan KKM 76, sedangkan 23% (4 dari 39 siswa) tidak tuntas. Sedangkan untuk kriteria ketuntasan klasikal terdapat 24 siswa atau sekitar 87% siswa yang dapat mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Sedangkan yang tidak tuntas adalah 6 siswa atau 23%. Artinya siswa yang mencapai ketuntasan klasikal ada 87%, dan yang tidak tuntas mencapai 23%. Saran yang dapat dihasilkan dalam penelitian ini adalah Guru dapat meningkatkan daya nalar siswa dengan memberikan soal yang bervariatif sehingga siswa mampu lebih berpikir kritis. Kata kunci: penalaran matematis,kemampuan memecahkan masalah. 
Institution Info

Universitas PGRI Semarang