Abstract :
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya pemahaman terhadap
materi-materi matematika dengan benar, sehingga membuat siswa kurang tertarik
dalam pembelajaran matematika. Selain itu, banyak siswa dalam kemampuan
memecahkan masalah matematika sangat rendah, sehingga perlu ditingkatkan
pembelajaran yang efektif.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesulitan siswa dalam
memecahkan masalah matematika berdasarkan gaya belajar dan faktor-faktor
yang mempengaruhinya. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Adapun
sumber data dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, guru dan siswa kelas X
SMK Pelita Nusantara 2 Semarang. Teknik pengumpulan data yang digunakan
dalam penelitian ini yaitu: observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik
analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis kualitatif.
Berdasarkan hasil penelitian diketahui 1) Kesulitan siswa dengan gaya
belajar auditorial terdapat pada tahap memahami masalah; Kesulitan siswa dengan
gaya belajar visual terdapat pada tahap memahami masalah dan menyelesaikan
masalah sesuai rencana; dan kesulitan siswa dengan gaya belajar kinestetik
terdapat pada tahap memahami masalah, menyelesaikan masalah sesuai rencana
dan melakukan pengecekan kembali. 2) Faktor yang mempengaruhi kesulitan
siswa dalam memecahkan masalah matematika berdasarkan gaya belajar
diantaranya: sikap siswa pada saat proses pembelajaran berbeda menurut gaya
belajarnya; terganggunya alat-alat indra akan mempengaruhi konsentrasi siswa
dalam menyerap materi pelajaran sehingga mengalami kesulitan dalam
memecahkan masalah matematika; dan strategi belajar yang diterapkan guru harus
sesuai dengan karakteristik masing-masing siswa. Kesimpulan penelitian adalah
kesulitan siswa dalam memecahkan masalah matematika berdasarkan gaya belajar
adalah ketiga gaya belajar mengalami kesulitan pada tahap memahami masalah
dan faktor yang mempengaruhi adalah sikap siswa, alat indra dan strategi belajar.
Kata Kunci : Kesulitan Siswa, Memecahkan Masalah Matematika, Gaya
Belajar