DETAIL DOCUMENT
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) DAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) TERHADAP HASIL BELAJAR SEPAK BOLA (DRIBBLING) PADA SISWA KELAS XI SMK HKTI 2 BANJARNEGARA
Total View This Week0
Institusion
Universitas PGRI Semarang
Author
Panuntun, Faiz
Subject
L Education (General) 
Datestamp
2024-11-07 03:02:28 
Abstract :
Faiz Panunutun. ?Pengaruh model pembelajaran kooperatif teams games tournament (TGT) dan problem based learning (PBL) terhadap hasil belajar sepak bola pada kelas XI SMK HKTI 2 Banjarnegara?. Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahauan Sosial dan Keolahragaan, Universitas PGRI Semarang 2019. Latar belakang penelitian ini adalah berdasarkan hasil wawancara dengan guru Penjasorkes bahwa disekolah tersebut belum menerapkan model pembelajaran teams games tournament (TGT) dan problem based learning (PBL), siswa merasa bahwa pembelajaran penjasorkes dengan materi sepak bola itu membosankan karena pembelajaran sepak bola cenderung monoton dan kurang menarik. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah apakah model pembelajaran TGT dan PBL berpengauh terhadap hasil belajar sepak bola (driblling) dan lebih efektif mana model pembelajaran TGT dan PBL di SMK HKTI 2 Banjarnegara. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah model pembelajaran teams games tournament (TGT) dan problem based learning (PBL) berpengaruh terhadap hasil belajar sepak bola pada kelas XI SMK HKTI 2 Banjarnegara. Penelitian ini merupakan quasi eksperimental design two group dengan pengambilan sampel dilakukan dengan random sampling dengan cara undian yang terdiri dari dua kelas, yaitu XI TKR 9 sebagai kelas TGT dengan jumlah siswa sebanyak 37 dan XI TKR 10 sebagai kelas PBL dengan jumlah siswa sebanyak 37. Dan teknik analisis data menggunakan uji normalitas, paired samples t-test dan independent samples t-test yang di olah dengan bantuan aplikasi SPSS 16. Hasil penelitian pretest dan postest menunjukan adanya perbedaan rata- rata hasil belajar pretest kelas teams games tournament (TGT) 64,081 dan postest 77,595 berdasarkan hasil uji t diketahui hasil belajar (-19,434 dan nilai Sig =0,000 < ?=0,05.) dan persentase penigkatan 9,54%. Sedangkan kelas problem based learning (PBL) pretest 69,188 dan postest 79,281 berdasarkan hasil uji t diketahui hasil belajar (-12,749 dan nilai Sig =0,000 < ?=0,05) dan persentase peningkatan 6,80%. Berdasarkan hasil data diatas dapat disimpulkan bahwa hasil data diatas bahwa ada pengaruh model pembelajaran TGT (teams games tournament) dan PBL (problem Based Learning) terhadap hasil belajar sepak bola siswa kelas XI SMK HKTI 2 Banjarnegara, peningkatan yang yang tinggi yaitu kelas TGT (teams games tournament). Saran yang dapat penulis sampaikan adalah model pembelajaran Teams games tournament (TGT) dan problem based learning (PBL) dapat digunakan sebagai salah satu alternatif guru dalam mengajar. Kata kunci: TGT, PBL, Sepak Bola, Hasil Belajar 
Institution Info

Universitas PGRI Semarang