DETAIL DOCUMENT
RANCANG BANGUN MESIN PENDUPLIKAT NOKEN AS (CAMSHAFT) SEPEDA MOTOR 4 TAK MEGAPRO
Total View This Week0
Institusion
Universitas PGRI Semarang
Author
SALAM, ABDULLOH
Subject
L Education (General) 
Datestamp
2024-01-03 04:30:35 
Abstract :
Sepeda motor merupakan kendaraan yang terbentuk oleh beberapa komponen penyusun, salah satunya yaitu camshaft. Camshaft/Noken as adalah komponen penting pada motor 4 tak yang berfungsi mengatur sirkulasi bahan bakar dan udara yang masuk ke ruang bakar Berjalannya waktu camshaft (noken AS) akan mengalami keausan, penyebab keausan terjadi karena faktor usia maupun gaya gaya dari luar seperti gesekan dengan platuk klep (Amstead,1981). Apabila camshaft (noken AS) telah rusak akan mengganggu performa mesin sehingga camshaft (noken AS) perlu diperbaiki melalui proses penggerindaan hingga penggantian noken as (camshaft) yang baru. Proses penggerindaaan/penduplikat noken as (camshaft) yang ada sekarang ini menggunakan dua cara yaitu secara manual dan menggunakan alat/mesin gerinda camshaft buatan sendiri. Proses penggerindaan yang dilakukan secara manual yaitu proses penggerindaan yang menggunakan gerinda duduk saja dalam memodifikasi camshaft, proses ini hanya mengandalkan pengalaman dan kemahiran dari mekaniknya. Sedangkan proses penggerindaan yang menggunakan alat/mesin buatan sendiri jika dibandingkan dengan yang dikerjakan secara manual jauh lebih baik . Pada penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen yang merupakan salah satu metode kuantutatif. Penelitian eksperimen adalah metode penelitian yang menekankan kepada pengendalian atas objek yang diamati dengan tujuan untuk mendomostrasikan adanya jalinan sebab dan akibat antara variabel dependen dengan variabel independen (Suwarno, 1987). Metode penelitian Eksperimen ini juga bisa diartikan sebagai suatu metode eksperimen untuk menguji apakah variabel-variabel ini berfungsi efektif atau tidak. Penelitian eksperimen ini bertujuan untuk mengetahui kemungkinan sebab akibat dengan cara menggunakan suatu atau lebih kondisi perlakuan dan membandingkan hasilnya dengan suatu kelompok atau lebih untuk memperoleh data yang dibutuhkan dalam laporan penelitian. (Suryana, S ,2010). Berdasarkan dari penelitian dan pengujian yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan sebagai berikut : 1. Perancangan mesin penduplikat noken as (camshaft) ini meliputi: mendesain alat menggunakan aplikasi solidwoks 2018, pemilihan alat dan bahan yang digunakan, pembuatan kerangka utama mesin, pembuatan kerangka atas, pembuatan alas meja mesin, pembuatan kerangka penghubung, pembuatan dudukan penopang motor listrik, pembuatan pully mata gerinda yang dilapisi amplas dan perakitan semua komponen dan perhitungan. 2. Dari pengujian mesin penduplikat noken as (camshaft) dengan berbagai 3 macam ukuran mata amplas ( 100, 120 dan 180) dengan kecepatan putaran motor listrik 1400 Rpm yang telah dilakukan, pada pengujian pertama dengan ukuran mata amplas 100 dengan kecepatan 1400 rpm menghasilkan duplikat noken as dengan waktu kurang lebih 20 menit. Pada pengujian kedua dengan ukuran mata amplas 120 dengan kecepatan 1400 rpm menghasilkan duplikat noken as dengan waktu kurang lebih 26 menit. Sedangkan pada pengujian ketiga dengan ukuran mata amplas 180 dengan kecepatan 1400 rpm menghasilkan duplikat noken as dengan waktu kurang lebih 32 menit dengan hasil yang lebih halus dibandingkan dengan ukuran viii amplas sebelumnya. 3. Jadi kesimpulan yang didapatkan dari ketiga pengujian diatas yaitu semakin halus mata amplas yanhg digunakan dalam proses penggerindaan/penduplikat noken as (camshaft) maka waktu yang dibutukan dapat proses penduplikat/penggerindaan noken as (camshaft) akan semakin lama. Kata Kunci : Noken as (Camshaft), Variasi 3 mata ukuran amplas, Penggerindaan, Penduplikat 
Institution Info

Universitas PGRI Semarang