DETAIL DOCUMENT
IMPLEMENTASI MODEL PROBLEM BASED LEARNING DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA PADA MATERI SIFAT OPERASI HITUNG UNTUK KELAS III SEKOLAH DASAR
Total View This Week0
Institusion
Universitas PGRI Semarang
Author
WIDYASTUTIK, FARIDA
Subject
L Education (General) 
Datestamp
2024-11-18 02:11:40 
Abstract :
FARIDA WIDYASTUTIK. NPM 15120158. ?Implementasi Model Problem Based Learning dalam Menyelesaikan Soal Cerita Pada Materi Sifat Operasi Hitung untuk Kelas III Sekolah Dasar?. Skripsi. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Semarang. Universitas PGRI Semarang. Dosen Pembimbing I: Ryky Mandar Sary, S.Pd., M.Pd. Dosen Pembimbing II: Aries Tika Damayani, S.Pd., M.Pd. 2019. Latar belakang yang mendorong penelitian ini adalah kemampuan siswa yang masih kesulitan dalam menyelesaikan soal cerita matematika dan proses pembelajaran yang masih didominasi penggunaan metode ceramah sehingga kurangnya interaksi multiarah. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi ada atau tidaknya perbedaan kemampuan dalam menyelesaikan soal cerita pada kelas III Sekolah Dasar setelah menggunakan model problem based learning pada materi sifat operasi hitung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif metode eksperimen dengan bentuk One-Group Pretest-Posttest. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas III SD Muhammadiyah Bangsri Tahun Pelajaran 2019/2020. Sampel yang diambil adalah 21 siswa kelas III SD Muhammadiyah Bangsri yang menggunakan teknik Sampling Jenuh. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi dan tes. Data kemampuan menyelesaikan soal cerita siswa diperoleh dengan pedoman observasi, pedoman wawancara, dan pedoman tes kemampuan menyelesaikan soal cerita kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan statistif infensial (uji- t). Berdasarkan hasil analisis data, diketahui bahwa rata-rata nilai hasil posttest lebih tinggi dari pada rata-rata nilai pretest (33,333>75,619). Hasil analisis uji-t diperoleh t- hitung = 13,647 t-tabel = 2,021 pada taraf signifikansi 5%, sehingga H0 ditolak dan H1 diterima yang artinya terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan menyelesaikan soal cerita matematika setelah menggunakan model pembelajaran problem based learning. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan menyelesaikan soal cerita matematika setelah menggunakan model pembelajaran problem based learning pada kelas III Sekolah Dasar. Berdasarkan hasil penelitian ini saran yang dapat disampaikan adalah supaya model pembelajaran problem based learning dapat digunakan sebagai salah satu alternatif guru dalam mengajar. 
Institution Info

Universitas PGRI Semarang