DETAIL DOCUMENT
REGULASI EMOSI PADA ANGGOTA PENCAK SILAT PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE DI UNIVERSITAS PGRI SEMARANG
Total View This Week0
Institusion
Universitas PGRI Semarang
Author
PAMUNGKAS, ANDI
Subject
L Education (General) 
Datestamp
2024-11-18 02:12:01 
Abstract :
ANDI PAMUNGKAS. 16110060. ?Regulasi Emosi Pada Anggota Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Terate di Universitas PGRI Semarang?. Skripsi. Program Studi Bimbingan dan Konseling. Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas PGRI Semarang. Dosen Pembimbing I Heri Saptadi Ismanto, S.Pd.,M.Pd.,Kons. Dosen Pembimbing II MA Primaningrum Dian, S.Psi.,M.Psi.,Psikolog. 2020. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena masih rendahnya regulasi emosi yang dimiliki oleh seorang pesilat yang dapat menimbulkan berbagai macam tindakan yang anarkis dan tidak sesuai ajaran pencak silat di lingkungan bermasyarakat. Khususnya pada anggota pencak silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di Universitas PGRI Semarang. Akan tetapi hal tersebut tidak disadari oleh seorang pesilat, rendahnya regulsi emosi yang dimiliki oleh seorang pesilat serta kurang mampu pesilat dalam menerapkan ajaran pencak silat, dapat menimbulkan berbagai dampak yang serius bagi diri pesilat dan juga lingkungan. Permasalahan yang ingin diungkap dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana regulasi emosi pada anggota pencak silat Persaudaraan Setia Hati Terate di Universitas PGRI Semarang berdasarkan aspek?aspek regulasi emosi yang dimunculkan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif naratif. Responden dalam penelitian ini adalah anggota pencak silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di Universitas PGRI Semarang sebanyak 4 subyek anggota pencak silat, 4 orang teman dekat subyek, 4 orang tua subyek dan 1 pelatih pencak silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT). Data dalam penelitian ini diperoleh melalui wawancara, observasi dan juga dokumentasi kegiatan. Berdasarkan hasil analisis data, penelitian ini menunjukkan bahwa regulasi emosi setiap anggota satu dan yang lainnya berbeda, secara keseluruhan dalam meregulasi emosi, aspek pertama yang dimunculkan adalah aspek mengontrol respon ? respon emosi, aspek kedua adalah perilaku untuk mencapai tujuan, aspek ketiga adalah menerima respon emosi, aspek ke empat yaiu strategi regulassi emosi dan aspek terakhir adalah aspek mengevaluasi emosi. Subyek yang memiliki regulasi emosi yang tinggi lebih mampu untuk menerapkan ajaran pencak silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) dalam bentuk tingkah laku positif, daripada subyek yang memiliki regulasi emosi rendah lebih sulit memahami dan menerapkan ajaran pencak silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) dalam perilaku positif, subyek lebih menunjukkan dalam bentuk tingkah laku negatif. Saran yang ingin disampaikan berdasarkan hasil penelitian ini adalah supaya konselor atau guru bimbingan dan konseling mampu memberikan layanan yang sesuai, sehingga konseli mampu menemukan cara meregulasi emosi dengan baik, memberikan arahan yang baik kepada konseli untuk merubah emosi negatif menjadi emosi positif sesuai dengan ajaran di pencak silat agar beguna bagi diri sendiri dan lingkungan. Kata kunci: Regulasi Emosi, Anggota Pencak Silat PSHT. 
Institution Info

Universitas PGRI Semarang