DETAIL DOCUMENT
PENERAPAN MODEL REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION (RME) PADA MATERI PENJUMLAHAN BILANGAN CACAH SISWA KELAS 1B SD NEGERI PALEBON 01 SEMARANG
Total View This Week0
Institusion
Universitas PGRI Semarang
Author
SRIYANI, -
Subject
L Education (General) 
Datestamp
2024-11-18 02:17:22 
Abstract :
SRIYANI NPM 18126018 Penerapan Model Realistic Mathematics Education (RME) Pada Materi Penjumlahan Bilangan Cacah Siswa Kelas 1B SD Negeri Palebon 01 Semarang. Skripsi, Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Semarang, 2020. Penelitian ini dilatar belakangi oleh aktifitas hasil belajar siswa yang belum maksimal, ditandai dengan hasil penilaian siswa rendah. Hal ini terjadi karena siswa belum paham dalam pembelajaran matematika materi penjumlahan disebabkan belum dioptimalkan selama proses pembelajaran dan meningkatkan kemampuan guru dalam penerapan model Realistic Mathematics Education. Permasalahan dalam penelitian ini adalah 1) Apakah penerapan model Realistic Mathematics Education (RME) dapat meningkatkan keaktifan belajar siswa kelas 1 SDN Palebon 01? Apakah dapat meningkatkan kemampuan guru dalam penerapan model Realistic Mathematics Education (RME) materi penjumlahan bilangan cacah pada siswa kelas 1 SDN Palebon 01? Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah dengan penerapan model realistic mathematics education pembelajaran matematika materi penjumlahan pada siswa kelas I B SDN Palebon 01 Semarang Tahun 2020 meningkat. Jenis penelitian tindakan kelas (PTK) yang menggunakan data dalam penelitian ini didapatkan dari observasi, dokumentasi dan test dalam menyampaikan materi Matematika di kelas. Setiap siklus terdiri dari 4 tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas I B SDN Palebon 01 Semarang yang berjumlah 28 siswa dari 11 siswa perempuan dan 17 siswa laki-laki. Hasil penelitian dapat pembelajaran matematika materi penjumlahan dalam penerapan model realistic mathematics education dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas I B SDN Palebon 01 Semarang. Pernyataan tersebut dibuktikan dengan aktivitas belajar yang meningkat nilai rata-rata 54 pada siklus I dan rata-rata 82 siklus. Peningkatan aktifitas pembelajaran dari soal pre test sebanyak 71 % belum tuntas (20 siswa) dan 29 % (8 siswa) pada siklus II naik menjadi 89% sebanyak 25 dan 11 % (3 siswa) hal tersebut menunjukkan sudah mencapai kriteria ketuntasan minimal (KKM). Berdasarkan hasil penelitian ini saran yang dapat disampaikan agar guru untuk melakukan inovasi pembelajaran dengan media dan menggabungkan model realistic mathematics education agar semakin menyenangkan dan bermakna bagi siswa. Kata kunci : Peningkatan hasil belajar, Penjumlahan, Model Realistic Mathematics Education 

File :
SRIYANI.pdf
Institution Info

Universitas PGRI Semarang