DETAIL DOCUMENT
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN (TGFU) TEACHING GAMES FOR UNDERSTANDING PADA MATERI BOLA VOLI KELAS IX C DI SMPN 1 BANJAREJO
Total View This Week0
Institusion
Universitas PGRI Semarang
Author
Sulistiono, -
Subject
L Education (General) 
Datestamp
2024-11-18 02:41:16 
Abstract :
Sulistiono. 15230306. ?Pengembangan Model Pembelajaran (TGfU) Teaching Games for Understanding pada Materi Bola Voli kelas IX C di SMPN 1 Banjarejo.? Universitas PGRI Semarang. 2020. Tubagus Herlambang, S.Pd., M.Pd., dan Osa Maliki, S.Pd., M.Pd. Latar belakang masalah dalam penelitian ini kurangnya minat siswa dalam menggali lebih dalam materi tentang bola voli. Siswa merasa bahwa pembelajaran PJOK dengan materi bola voli itu membosankan karena kebanyakan siswa lebih menyukai mata pelajaran yang lain, serta pembelajarannya yang monoton dan membosankan serta kurang menarik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan model pembelajaran Pengembangan Model Pembelajaran (TGFU) Teaching Games for Understanding Pada Materi Bola Voli kelas IX C Di SMPN 1 Banjarejo. Penelitian ini menggunakan metode penilitian dan pengembangan (reseacrh and development), dengan pengambilan sampel dilakukan dengan simple random sampling yang kemudian dibagi menjadi dua kelompok yaitu, kelas IX C menjadi uji skala kecil dan kelas IX A, B, D untuk uji skala besar. Teknik analisis data dengan menggunakan observasi, dokumentasi, dan uji tes. Berikut hasil dari penelitian ini, kelas IX C dan memiliki hasil bagian Net/ Wall games kelas IX C memperoleh hasil persentase dari keseluruhan 81.67% dengan kategori ?sangat baik?, Untuk foot strike games memperoleh persentase 85,83% dengan kategori ?sangat baik? . dan game sitting mini volley ball court memperoleh persentas 85,00% dengan kategori ?sangat baik?. Permainan Net wall games siswa kelas IX A SMPN 1 Banjarejo memperoleh persentase80,83% dengan kategori ?sangat baik?, untuk foot strike games memperoleh persentase 87,50 % dengan kategori ?sangat baik? dan untuk sitting mini volley ballcourt memperoleh angka sebesar 82,50% dengan kategori ?sangat baik?. Untuk game 2 pada Net/ Wall games memperoleh presentase 85,83% dengan kategori ?sangat baik?, foot strike games memperoleh persentase 83,33 % dengan kategori ?sangat baik? dan sitting mini volley ball court memperoleh angka sebesar 90,83 % dengan kategori ?sangat baik? siswa kelas IX B SMPN 1 Banjarejo memperoleh persentase 81,67% dengan kategori ?sangat baik?, untuk foot strike games memperoleh persentase 72,50 % dengan kategori ? baik? dan untuk sitting mini volley ballcourt memperoleh angka sebesar 79,17 % dengan kategori ?baik?. Permainan Net wall games siswakelas IX D SMPN 1 Banjarejo memperoleh persentase 79,17% dengan kategori ?baik?, untuk foot strike games memperoleh persentase 75,83% dengan kategori ? baik? dan untuk sitting mini volley ballcourt memperoleh angka sebesar 80,00 % dengan kategori ?baik?.Berdasarkan hasil dari data tersebut peneliti menyimpulkan bahwa pengembangan model pembelajaran TGfU (Teaching Games for Understanding) dapat diterima dalam proses pembelajaran bola voli kelas IX C di SMPN 1 Banjarejo, hasil belajar siswa meningkat setelah peneliti menggunakan pendekatan TGfU. Saran yang dapat penulis sampaikan adalah agar siswa lebih meningkatkan belajar untuk semua mata pelajaran di sekolah, khususnya mata pelajaran Pendidikan Jasmani materi bola voli. Kata kunci: TGfU, Hasil Belajar, Bola voli. 
Institution Info

Universitas PGRI Semarang